Sabtu, 19 JULI 2025 • 18:33 WIB

7 Fakta Gadis Dijebak Mantan Pacar di Tangerang: Diborgol, Dirudapaksa Bergilir, lalu Dibunuh

Author

Ilustrasi jenazah.

INDOZONE.ID - Kasus penemuan jasad wanita dengan tangan diborgol dan membusuk di Cisauk, Kabupaten Tangerang, telah dibongkar oleh pihak kepolisian. 

Ternyata, mantan kekasih korban dibantu bocah di bawah umur, menjadi malaikat pencabut nyawa. Bahkan, mereka memperkosa korban secara bergilir.

Ilustrasi jasad. (Freepik)

INDOZONE merangkum secara singkat seluruh fakta-fakta di balik kasus mengenaskan ini. Bermula dari jasad ditemukan, kondisi korban, ditangkapnya para pelaku pembunuhan, kronologi pembunuhan, dan motif di balik aksi keji ini.

7 Fakta Gadis Dijebak Mantan Pacar di Tangerang

1. Korban dan Tersangka Sempat Pacaran

Gadis berinisial APSD (22) rupanya sudah kenal dan sempat menjalin hubungan spesial dengan tersangka RRP (19). Hubungan mereka kandas di tengah jalan.

Baca juga: Eks Kekasih Jadi Dalang Pembunuhan Wanita Diborgol di Tangerang, Rudapaksa Bergilir Sebelum Tewas

2. Korban Tagih Utang ke Pelaku

Sempat meminjam uang sebesar Rp1,1 juta, korban mencoba menagih utang tersebut kepada tersangka RRP. 

Mungkin sudah sangat kesal, korban akhirnya menggunakan cara memasang foto kekasih pelaku yang baru dan mengeksposenya di status WA. ini rupanya menjadi latar belakang pelaku membunuh korban secara sadis.

"Pelaku RRP membunuh korban dengan rasa sakit hati karena korban menagih utang Rp1,1 kepada pelaku dengan cara memasang status pada story WA korban tanpa izin sehingga membuat pelaku marah," kata Kasubdit Penmas Bid Humas Polda Metro Jaya, AKBP Reonald, sebelumnya.

3. Rencanakan Pembunuhan

Atas dasar itu, tersangka mulai merencanakan skenario pembunuhan dengan mengajak kedua rekannya, yakni IF (21) dan AP (17). Para tersangka kemudian menyiapkan pisau, gunting, hingga borgol untuk mengeksekusi korban.

Pada Senin 7 Juli 2025, dini hari WIB, tersangka menjebak korban dengan meminta datang ke rumahnya. Dalihnya, tersangka ingin membayar utang.

Setibanya di rumah tersangka, utang tersebut tidak dibayarkan. Saat korban hendak pulang, korban dieksekusi

4. Disiksa, Diperkosa, sampai Dibunuh

Sesaat sebelum korban pulang, tersangka RRP memiting korban dan memindahkan korban ke lahan kosong. Di sana, dua tersangka lainlangsung membantu.

"Pelaku AP dan IF menghampiri korban dengan membawa borgol, pisau, dan gunting yang telah dipersiapkan. AP memborgol kedua tangan korban, AF memegangi kaki korban," kata Reonlad.

Korban kemudian diperkosa secara bergilir oleh para tersangka. Selanjutnya, korban dibunuh dengan cara sadis, mulai dari memukul dengan batu berulang kali, menikam dengan gunting, hingga menggorok korban.

5. Ponsel dan Motor Dibawa Kabur

Setelah selesai melakukan aksinya, mereka meninggalkan korban begitu saja. Tersangka RRP membawa ponsel dan motor Vespa matic milik korban.

6. Jasad Korban Ditemukan

Pada Rabu 16 Juli 2025, warga mencium aroma tidak sedap. Jasad korban pun ditemukan.

Baca juga: Penembakan Brutal di Uppsala Swedia, Tiga Orang Tewas Jelang Festival Valborg 2025

7. Para Pelaku Ditangkap

Pasca jasad korban ditemukan, tepatnya pada 17 Juli 2025, Polda Metro Jaya dengan mudah menangkap ketiga tersangka.

Itulah sederet fakta di balik kasus pembunuhan keji ini. Proses hukum kini dihadapi oleh para tersangka, untuk mempertanggungjawabkan aksi bejat mereka.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Liputan

TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU