Kategori Berita

KANAL

REGIONAL

Sabtu, 18 APRIL 2026 • 19:53 WIB

Penembakan Anak di Kampung Jigiunggi Bersamaan Baku Tembak TNI Vs KKB di Kembru, Saling Berkaitan?

Penembakan Anak di Kampung Jigiunggi Bersamaan Baku Tembak TNI Vs KKB di Kembru, Saling Berkaitan?TNI di Papua (Istimewa)

INDOZONE.ID - Dua insiden terjadi di Papua hingga menyebabkan munculnya informasi yang bisa saja simpang siur di tengah masyarakat Papua. Pasalnya, terdapat sosok anak yang tertembak dan ada pula insiden baku tembak antara TNI dengan Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) di Papua.

"Berdasarkan data yang dihimpun, terdapat dua kejadian berbeda yang sama-sama terjadi pada tanggal 14 April 2026 di lokasi yang tidak sama, sehingga tidak dapat disimpulkan sebagai satu peristiwa yang saling berkaitan," kata Kapen Koops TNI Habema, Letkol Inf Wirya Arthadiguna dalam keterangan tertulisnya kepada wartawan, Sabtu (18/4/2026).

Kejadian pertama sendiri diketahui terjadi pada 14 April 2026 di Kampung Kembru, Papua. Berdasarkan laporan dari masyarakat terdapat keberadaan kelompok bersenjata OPM di wilayah tersebut.

Menindaklanjuti informasi itu, prajurit TNI melaksanakan patroli dan pengecekan. Setibanya di lokasi, personel TNI mendapat tembakan dari kelompok bersenjata tersebut sehingga aksi kontak tembak tidak terhindar.

Baca juga: Aparat Tangkap Pulan Wonda, KKB yang Pernah Tembak Tito Karnavian saat Jadi Kapolda Papua

"Dalam peristiwa ini, empat orang dari kelompok bersenjata OPM dinyatakan meninggal dunia," ucapnya.

Dari lokasi kejadian, aparat mengamankan  barang bukti antara lain dua pucuk senjata rakitan, satu pucuk senapan angin, munisi kaliber 5,56 mm dan 7,62 mm, satu selongsong peluru, busur dan anak panah serta berbagai senjata tajam seperti parang, kapak, pedang, dan pisau. 

Selain itu ditemukan pula perlengkapan komunikasi berupa beberapa unit telepon genggam dan handy talky, bendera OPM serta dokumen identitas dan perlengkapan pribadi lainnya.

Sedangkan insiden kedua masih terjadi di hari yang sama, namun berbeda lokasi yakni di Kampung Jigiunggi, Papua dimana aparat TNI menerima laporan dari kepala kampung Venius Walia mengenai satu warganya seorang anak yang meninggal dunia dengan luka tembak, TNI segera melakukan pengecekan dan memastikan adanya korban tersebut.

Namun demikian, hingga saat ini masih dilakukan pendalaman dan penyelidikan untuk mengetahui penyebab pasti kejadian. Wirya sendiri menegaskan jika tidak ada aktifitas prajurit TNI di Kampung Jigiunggi tersebut saat terjadinya peristiwa penembakan anak.

Baca juga: Perbedaan Danru, Danton, Danki, dan Danyon dalam Struktur Militer TNI

"TNI menegaskan bahwa tidak ada aktifitas prajurit TNI Kampung Jigiunggi saat peristiwa penembakan terhadap anak serta kedua peristiwa terjadi di lokasi dan waktu yang berbeda dan tidak saling berkaitan" katanya.

Lebih lanjut, dia juga memastikan jika pihaknya selalu bertindak profesional dan transparan dalam setiap menjalankan tugasnya 

"TNI berkomitmen untuk bertindak profesional, transparan dan akuntabel dalam setiap pelaksanaan tugas," pungkasnya.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Liputan

BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU

Penembakan Anak di Kampung Jigiunggi Bersamaan Baku Tembak TNI Vs KKB di Kembru, Saling Berkaitan?

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!