Kasus guru dikeroyok murid di Jambi berakhir damai. (dok. Istimewa)
INDOZONE.ID - Seorang guru di wilayah Kabupaten Tanjung Jabung Timur, Jambi viral usai dikeroyok oleh sejumlah siswanya sendiri. Endingnya, polisi menyatakan kedua belah pihak sepakat untuk berdamai.
Aksi pengeroyokan itu juga tengah viral di media sosial, salah satunya diunggah oleh akun Instagram cpns_asn. Dalam video, ditampilkan momen saat korban diserang oleh sejumlah siswanya sendiri.
"Seorang guru di SMK Negeri 3 Tanjung Jabung Timur diduga menjadi korban pengeroyokan oleh sejumlah murid di lingkungan sekolah," tulis akun tersebut dalam postinganya seperti dilihat pada Kamis (15/1/2026).
Baca juga: Penjaga Sekolah hingga Guru Diperiksa Polisi Kasus Siswa Tewas Jatuh dari Lantai 8 Sekolah Tangerang
Dikonfirmasi awak media, Kabid Humas Polda Jambi, Kombes Pol Erlan Munaji mengungkap duduk perkara dalam kasus ini. Dia menyebut peristiwa ini bermula dari ucapan kasar murid disusul tamparan dari sang guru.
"Garis besarnya bahwa ada murid L yang menurut guru berbicara kasar kepada guru tersebut sehingga guru A merasa kesal dan tersinggung dan menampar muridnya," kata Erlan.
Tidak terima ditampar, siswa tersebut bersama teman-temanya melakukan perlawanan. Di sinilah peristiwa viral pengeroyokan itu terjadi.
Erlan mengungkap jika pihaknya ikut serta dalam mediasi antar pihak dalam kasus tersebut. Hasil mediasinya, kedua belah pihak sepakat untuk berdamai.
Baca juga: Imbas Tampar Murid yang Ketahuan Merokok, Kepsek SMAN 1 Cimarga Dipolisikan
"Hasil dari mediasi sementara kedua belah pihak saling memahami kesalahan masing-masing dan adanya kesepakatan perdamaian kedua belah pihak," pungkasnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Liputan