Ilustrasi pembunuhan (ANTARA/Diasty Surjanto)
INDOZONE.ID - Polisi membeberkan motif pembunuhan dibalik temuan jasad didalam karung di kebon pisang di kawasan Cikupa, Kabupaten Tangerang. Sakit hati saat menagih utang jadi alasan pelaku menghabisi nyawa korban secara sadis.
"Tersangka menggorok leher korban dengan pisau dapur saat korban tertidur, kemudian membekap wajah korban dengan bantal," kata Kapolresta Tangerang, Kombes Pol Andi Muhammad Indra Waspada Amirullah dalam keterangan tertulisnya kepada wartawan, Kamis (27/11/2025).
Baca juga: KAI Pastikan Tidak Ada Pemecatan Petugas, Tekankan 2 Hal Penting dalam Pengelolaan Lost and Found
Aksi sadis ini bermula dikala tersangka SA (30) mencoba menagih utang sebesar Rp 500 ribu kepada korban. Bukan bayaran yang didapat, korban diakui pelaku malah membentak dan meludahi pelaku.
Setelah korban tewas, pelaku membungkus korban dengan karung putih dan plastik hitam. Pelaku kemudian membuang jasad korban dan mengambil sepeda motor milik korban.
"Esoknya, motor korban dijual oleh tersangka kepada seseorang berinisial A seharga Rp 5,3 juta. Uang hasil penjualan motor korban dipakai tersangka untuk pulang ke Lampung," ucap Indra.
Baca juga: Jaksa Khusus Korsel Tuntut 15 Tahun Penjara untuk Eks PM Han Duck Soo atas Kasus Darurat Militer
Jejak motor korbanlah yang membuka titik terang dalam kasus ini. Polisi akhirnya berhasil menangkap pelaku dan berhasil mengidentifikasi identitas korban.
Diberitakan sebelumnya, sesosok jasad pria tanpa identitas ditemukan di semak-semak kenun pisang di Desa Bunder, Cikupa, Tangerang pada Selasa, 18 November 2025 lalu. Jasad tersebut ditemukan dalam kondisi dibungkus karung dan sudah membusuk.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Liputan