Ilustrasi roti bebas gluten. (Freepik)
INDOZONE.ID - Kasus dugaan penipuan roti yang diklaim gluten free hingga membuat seorang balita sakit kembali menjadi perhatian. Meski sempat mereda, proses pendalaman oleh kepolisian masih terus berjalan.
Polda Metro Jaya saat ini masih memeriksa sejumlah saksi, yang berkaitan dengan kasus tersebut.
“Masih melakukan pemeriksaan saksi-saksi,” kata Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Budi Hermanto, kepada wartawan, Rabu (26/11/2025).
Baca juga: Balita Sakit usai Santap Roti Diklaim Gluten Free, Toko Roti Dilaporkan ke Polisi
Salah satu pihak yang diperiksa adalah Laboratorium Saraswati Indo Genetech, serta rumah sakit ibu dan anak terkait.
“Masih melakukan pemeriksaan saksi-saksi pihak SIG, ahli perlindungan konsumen, dan RSIA,” ujarnya.
Budi menambahkan, penyidik juga berencana memanggil terlapor untuk pemeriksaan lebih lanjut.
“Itu termasuk agenda pemanggilan juga,” kata Budi.
Sebelumnya, kasus ini sempat viral di media sosial setelah sebuah toko roti mengklaim produknya sebagai roti gluten free.
Seorang balita dilaporkan mengalami gangguan kesehatan setelah mengonsumsi roti tersebut.
Menurut laporan keluarga korban, kejadian berawal ketika FE membeli roti dari akun Instagram Bake & Grind.
Toko tersebut mempromosikan produknya sebagai makanan sehat untuk anak.
Namun setelah dikonsumsi, kondisi kesehatan balita tersebut justru menurun. Pihak keluarga kemudian melaporkan kasus ini ke kepolisian.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Liputan