Jumat, 14 MARET 2025 • 09:03 WIB

Zelenskyy Kecam Pernyataan Manipulatif Putin Terkait Gencatan Senjata

Author

Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy memberikan konferensi pers di Kyiv, 19 Februari 2025. (channelnewsasia.com)

INDOZONE.ID - Presiden Ukraina, Volodymyr Zelenskyy, mengecam pernyataan Presiden Rusia, Vladimir Putin, yang dinilainya bersifat manipulatif terkait usulan gencatan senjata.

"Kita semua telah mendengar tanggapan yang sangat dapat diprediksi dan manipulatif dari Putin terkait gagasan gencatan senjata," ujar Zelenskyy dalam pidato malamnya pada Kamis (13/3/2025).

Putin untuk pertama kalinya menanggapi proposal gencatan senjata selama 30 hari yang diajukan oleh Amerika Serikat dan didukung oleh Ukraina.

Baca Juga: Zelenskyy Minta Reaksi Keras Negara Lain atas Keterlibatan Korut dalam Perang Rusia-Ukraina

Ia mengaku mendukungnya, tetapi menyebut ada banyak hal yang perlu diperjelas sebelum kesepakatan tersebut dapat terlaksana.

Amerika Serikat menyerukan agar Rusia menerima gencatan senjata tanpa syarat, namun Putin justru mengajukan sejumlah keberatan yang dianggap menghambat kesepakatan.

Zelenskyy menegaskan bahwa pihaknya tidak memberikan syarat yang dapat mempersulit proses gencatan senjata, tetapi justru Rusia yang terus menciptakan hambatan.

"Seperti yang selalu kami katakan, satu-satunya pihak yang berusaha mengulur waktu dan bersikap tidak konstruktif adalah Rusia," tambahnya.

Ia juga menuduh Putin sebenarnya sedang mempersiapkan penolakan terhadap gencatan senjata, tetapi enggan menyampaikannya secara langsung kepada mantan Presiden AS, Donald Trump, karena tidak ingin secara terbuka mengakui bahwa ia ingin melanjutkan perang.

Menurut Zelenskyy, Putin mencoba membingkai gencatan senjata dengan berbagai syarat yang justru akan membuat perjanjian sulit terlaksana atau setidaknya memperpanjang prosesnya.

Baca Juga: Presiden Ukraina Zelenskyy Berharap Perang dengan Rusia Berakhir Tahun Depan 

Dalam pernyataannya, Putin menyebut bahwa Rusia khawatir Ukraina akan memanfaatkan gencatan senjata untuk keuntungan militer.

Ia juga menekankan perlunya kejelasan terkait mekanisme pengawasan gencatan senjata, terutama mengingat panjangnya garis depan yang membentang ribuan kilometer.

"Putin sering melakukan hal seperti ini. Ia tidak secara langsung mengatakan tidak, tetapi dengan caranya, ia terus menunda dan menghalangi solusi yang masuk akal," ujar Zelenskyy.

Zelenskyy juga menambahkan bahwa pihak Amerika Serikat telah menyatakan kesiapan mereka untuk mengatur mekanisme pengawasan dan verifikasi terhadap gencatan senjata.

"Dengan kemampuan yang dimiliki Amerika dan Eropa, hal ini dapat dilakukan. Selain itu, kita juga bisa menyiapkan solusi jangka panjang untuk menjamin keamanan serta rencana konkret guna mengakhiri perang ini," pungkasnya.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Channelnewasia.com

TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU