Rabu, 30 AGUSTUS 2023 • 18:06 WIB

Australia akan Gelar Referendum Bersejarah Tentukan Nasib Warga Aborigin dan Kepulauan Selat Torres

Author

Unjuk rasa masyarakat Aborigin di Australia

INDOZONE.ID - Australia akan menggelar referendum yang akan mengakui masyarakat Aborigin dan Kepulauan Selat Torres dalam konstitusi negara tersebut. Referendum bersejarah ini akan digelar pada 14 Oktober 2023 mendatang.

Dilansir CNN, kini ada sebanyak 17 juta pemilih di seluruh negara bagian Australia telah terdaftar akan menjadi pemilih referendum tersebut untuk menentukan apakah masyarakat setuju untuk menjadikan masyarakat Aborigin dan Kepulauan Selat Torres diakui dalam konstitusi negara Australia.

Pada hari tersebut, setiap orang Australia akan mempunyai kesempatan sekali dalam satu generasi untuk menyatukan negara kita dan mengubahnya menjadi lebih baik,” kata Perdana Menteri Anthony Albanese saat mengumumkan tanggal referendum, Rabu (30/8/2023).

Baca Juga: Lembaga Survei Australia: Elektabilitas Ganjar Kalahkan Prabowo dan Anies

Akan ada satu pertanyaan yang membutuhkan jawab ‘ya’ atau ‘tidak’ dari pemilih, yaitu “Usulan Undang-undang: untuk mengubah konstitusi mengakui Masyarakat Pertama Australia dengan membentuk Suara Aborigin dan Penduduk Pribumi Selat Torres. Apakah Anda setuju untuk menyetujui usulan perubahan ini?”

Nantinya, diperlukan hasil suara mayoritas, yaitu lebih dari 50 persen secara nasional, setidaknya 50 persen di setiap negara bagian, dan setidaknya empat dari enam negara bagian. Sementara itu, suara di wilayah Northern Territory dan Australian Capital Territory akan dimasukkan dalam total suara nasional.

Referendum tersebut dianggap sebagai momen yang sangat penting bagi Australia, bukan hanya karena menentukan perubahan konstitusi yang jarang terjadi di negara mana pun, tetapi juga hal ini akan menyoroti isu-isu yang dibiarkan begitu saja selama berabad-abad lamanya.

Baca Juga: Penduduk Australia Bersiap, Diperkirakan Akan Memburuk Karena Hujan Turun Lebih Banyak

Jika mayoritas memilih ‘ya’ pada referendum tersebut, ini akan mengobati luka dari ketidakadilan yang dialami masyarakat Aborigin dan Kepulauan Selat Torres yang mengalami penganiayaan, rasisme dan pengabaian.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: CNN

TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU