Senin, 29 JUNI 2026 • 20:13 WIB

Remaja Thailand Ditemukan Tewas dalam Koper, Warga Australia Ditangkap atas Dugaan Pembunuhan

Author

Petugas kepolisian Thailand berfoto bersama Simon Peter, warga negara Australia yang ditangkap atas dugaan pembunuhan remaja perempuan Thailand, di Bandara Internasional Suvarnabhumi, Provinsi Samut Prakan, Thailand, pada 27 Juni 2026. (Reuters/Kepolisian Provinsi Pattaya)

INDOZONE.ID - Kasus pembunuhan yang menimpa seorang remaja perempuan berusia 17 tahun di Thailand mengundang perhatian publik. Korban ditemukan tewas di dalam sebuah koper yang dibuang di kawasan Pattaya. 

Polisi kemudian menangkap seorang pria berkewarganegaraan Australia yang diduga bertanggung jawab atas kematian korban saat hendak meninggalkan Thailand.

Ditangkap Saat Hendak Terbang ke Australia

Kepolisian Thailand mengungkapkan bahwa pria yang ditangkap bernama Simon Peter Carman, berusia sekitar 40-an tahun. 

Ia diamankan di Bandara Internasional Suvarnabhumi, Bangkok, pada Sabtu (27/6/2026) dini hari ketika bersiap menaiki pesawat menuju Australia.

Penangkapan dilakukan setelah penyidik mengumpulkan sejumlah bukti yang mengarah kepada keterlibatannya dalam kasus pembunuhan yang terjadi di Pattaya, sekitar 150 kilometer di sebelah timur Bangkok.

Atas kasus tersebut, Carman dijerat dengan sejumlah dakwaan, yakni pembunuhan, menyembunyikan jenazah, memindahkan atau menghilangkan jasad korban, serta membawa anak di bawah umur untuk tujuan seksual.

Baca juga: Lebih dari 5 Ribu Orang Masih Terjebak di Pusat Penipuan Myanmar Dekat Perbatasan Thailand

Rekaman CCTV Jadi Bukti Penting

Polisi menyebut rekaman kamera pengawas (CCTV) menjadi salah satu bukti utama dalam penyelidikan.

Dari rekaman tersebut terlihat Carman memasuki sebuah kondominium bersama korban. Beberapa jam kemudian, ia keluar seorang diri sambil membawa sebuah koper berukuran besar.

Penyelidikan selanjutnya menunjukkan bahwa koper tersebut dibawa menggunakan sepeda motor menuju sebuah area rerumputan di dekat jalur rel kereta api. Di lokasi itulah jasad korban akhirnya ditemukan.

Berdasarkan temuan tersebut, polisi segera menerbitkan surat perintah penangkapan dan berhasil mengamankan tersangka sebelum ia meninggalkan Thailand.

Baca juga: Ilmuwan Temukan Dinosaurus Terbesar di Asia Tenggara, Ada di Thailand

Tersangka Sampaikan Permintaan Maaf

Saat menjalani pemeriksaan di kantor polisi sebelum dipindahkan ke Pengadilan Provinsi Pattaya, Carman sempat menyampaikan permintaan maaf kepada keluarga korban.

"Saya merasa sangat menyesal atas apa yang terjadi pada putri anda. Itu berada di luar kendali saya," ujarnya.

Meski demikian, pihak kepolisian belum memberikan keterangan lebih lanjut mengenai motif di balik dugaan pembunuhan tersebut.

Ayah Korban Masih Sulit Percaya

Ayah korban, Thongchai Donhomla (46), mengaku sangat terpukul atas kepergian putrinya.

Ia mengenang putrinya sebagai sosok yang mandiri. Sejak kehilangan ibu kandung, korban terbiasa berusaha memenuhi kebutuhannya sendiri dan sering membantu sang ayah.

"Saya sangat sedih. Putri saya sudah tidak memiliki ibu. Setiap kali menginginkan sesuatu, dia selalu berusaha mendapatkannya sendiri dan juga sering membantu saya," tutur Thongchai.

Ibu Tiri Minta Hukuman Maksimal

Kesedihan mendalam juga dirasakan ibu tiri korban, Oradee Bussarakum. Ia berharap pelaku dijatuhi hukuman seberat-beratnya sesuai ketentuan hukum di Thailand.

Oradee mengaku telah menyampaikan kepada polisi bahwa dirinya menginginkan hukuman mati bagi tersangka.

"Saya mengatakan kepada polisi bahwa saya ingin dia dihukum mati. Sebagai seorang ibu, saya tidak tahu harus berkata apa lagi. Saya hanya ingin dia menerima konsekuensi penuh atas perbuatannya," katanya.

Proses Hukum Masih Berjalan

Hingga saat ini, kepolisian Thailand belum mengumumkan jadwal sidang perdana Simon Peter Carman. Penyidik masih terus mendalami kasus tersebut, termasuk mengungkap motif di balik kematian tragis remaja berusia 17 tahun itu.

Kasus ini menjadi sorotan luas di Thailand dan kembali memunculkan perhatian terhadap penanganan kejahatan serius yang melibatkan warga negara asing di kawasan wisata Pattaya.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Reuters.com

TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU