INDOZONE.ID - Selangor digemparkan oleh kebakaran hebat yang terjadi di jalur pipa gas Petronas di Putra Heights, Puchong, Selasa (1/4) pagi. Insiden ini mengakibatkan 145 orang mengalami luka-luka, termasuk tiga anak-anak, dengan 67 korban masih menjalani perawatan medis.
Kebakaran pipa Petronas Selangor ini menimbulkan kepanikan di kalangan warga sekitar dan memicu respons cepat dari petugas pemadam kebakaran.
Menteri Kesehatan, Dzulkefly Ahmad, mengungkapkan bahwa 41 korban telah diperbolehkan pulang, sementara 37 lainnya mendapatkan perawatan di klinik umum dan rumah sakit swasta.
Baca Juga: Helikopter Pemadam Kebakaran Korea Selatan Jatuh, Pilot Tewas
"Saat ini, ada 28 pasien yang dirawat di sini, 22 di Rumah Sakit Cyberjaya, 13 di Putrajaya, dan dua di Rumah Sakit Ampang. Sebagian besar korban mengalami luka bakar tingkat dua," ujar Dzulkefly di Rumah Sakit Sultan Idris Shah pada Selasa sore.
Ia juga memastikan bahwa kondisi seluruh korban telah stabil. Para korban kebakaran Selangor ini menerima penanganan intensif untuk mempercepat proses pemulihan.
Awalnya, pihak berwenang melaporkan 112 orang terluka dan 63 dirawat di rumah sakit sebelum data diperbarui.
Baca Juga: Kebakaran Hutan di Korea Selatan Tewaskan Empat Orang, Ratusan Warga Dievakuasi
Menurut Asisten Direktur Operasi Departemen Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Selangor, Ahmad Mukhlis Mukhtar, kebakaran ini melibatkan kebocoran pipa gas milik Petronas dengan panjang sekitar 500 meter yang dilalap api.
Petronas telah menutup katup pada pipa yang terbakar guna menghentikan aliran gas. Beberapa laporan media menyebutkan bahwa pipa tersebut mengalami ledakan, sementara warga sekitar mengaku merasakan getaran sekitar pukul 08.00 pagi saat kejadian.
Kebocoran pipa gas Petronas Selangor ini memicu ledakan besar yang mengakibatkan kebakaran cepat menyebar.
Kebakaran ini menyebabkan banyak korban mengalami luka bakar, kesulitan bernapas, serta cedera lainnya. Beberapa rumah warga turut terbakar akibat kobaran api.
Petugas pemadam kebakaran bekerja keras untuk menyelamatkan warga yang terjebak dan mengevakuasi korban ke pusat penampungan sementara di Masjid Putra Heights.
Sebagai langkah antisipasi, warga di sekitar lokasi kejadian dievakuasi. Menteri Besar Selangor, Amirudin Shari, mengonfirmasi bahwa api berhasil dipadamkan sepenuhnya pada pukul 15.45, hampir delapan jam setelah kebakaran terjadi.
Dampak kebakaran pipa Petronas ini tidak hanya dirasakan oleh para korban, tetapi juga oleh ratusan warga yang terpaksa meninggalkan rumah mereka.
Dalam unggahan di Facebook, Amirudin menyatakan bahwa sebanyak 305 warga telah diselamatkan dan dipindahkan hingga pukul 17.00. Data terbaru dari Departemen Pemadam Kebakaran mencatat bahwa 190 rumah dan 159 kendaraan mengalami kerusakan akibat kebakaran ini.
Menteri Perumahan dan Pemerintah Lokal, Nga Kor Ming, menegaskan bahwa pihak berwenang akan menyelidiki penyebab kebakaran Selangor ini. Perdana Menteri Anwar Ibrahim turut meninjau lokasi kejadian sekitar pukul 16.55.
Sebagai bentuk bantuan, pemerintah langsung memberikan dana sebesar RM5.000 (sekitar Rp18 juta) kepada pemilik rumah yang hancur akibat kebakaran.
Sementara itu, lebih dari 100 pemilik rumah yang mengalami kerusakan sebagian akan menerima bantuan sebesar RM2.500 (sekitar Rp9 juta).
Dalam pernyataannya di Facebook, Anwar meminta pemerintah negara bagian dan instansi terkait untuk memberikan bantuan maksimal kepada para korban.
Ia juga memastikan bahwa pemerintah dan Petronas akan bertanggung jawab penuh dalam proses pemulihan area yang diperkirakan akan memakan waktu hingga satu tahun.
Menurut laporan Departemen Pemadam Kebakaran, mereka menerima panggilan darurat pertama sekitar pukul 08.10. Api dilaporkan menjulang setinggi 20 lantai dan dapat terlihat dari beberapa kilometer jauhnya.
Setelah kebakaran terjadi, video kejadian segera viral di media sosial. Sementara itu, Otoritas Penerbangan Sipil Malaysia mengimbau masyarakat untuk tidak menerbangkan drone di sekitar area terdampak.
Salah satu korban, Lee Weng Ken (42), mengaku terkejut saat langit-langit rumahnya ambruk akibat ledakan. Ia juga kehilangan kendaraannya yang tertimpa reruntuhan.
“Saya segera keluar rumah, tetapi terjatuh dan mengalami luka bakar karena hawa panas dari api yang berkobar,” ujarnya.
Sementara itu, seorang warga bernama Andy (52), yang rumahnya berjarak sekitar 100 meter dari lokasi kejadian, mengatakan bahwa ia bersama anak-anaknya langsung berlari keluar saat merasakan getaran dan melihat api membumbung tinggi.
“Saya hanya sempat menyelamatkan mobil. Putri saya yang berusia 18 tahun mengalami luka di kakinya akibat jatuh saat melompati pagar karena suhu yang sangat panas,” ungkapnya.
Peristiwa ini terjadi di hari kedua perayaan Idulfitri dan mengguncang kawasan Putra Heights, sebuah area hunian yang berkembang pesat di Selangor.
Saat ini, proses pemulihan masih berlangsung dan pemerintah berjanji akan terus memantau serta membantu para korban hingga situasi benar-benar pulih.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Channelnewsasia.com