AVISI dan AMSI Lawan Pembajakan: Media Punya Tanggung Jawab Moral Tak Sebarkan Konten Ilegal
INDOZONE.ID - AVISI (Asosiasi Video Streaming Indonesia) dan AMSI (Asosiasi Media Siber Indonesia) menggandeng Badan Perfilman Indonesia (BPI) memerangi pembajakan konten digital yang merugikan industri kreatif Indonesia. Kolaborasi ini bertujuan menekan praktik ilegal yang menghambat ekonomi digital dan industri perfilman.
Indonesia, dengan lebih dari 220 juta pengguna internet, menghadapi tantangan besar terhadap pembajakan konten, seperti unduhan film ilegal dan streaming tak berlisensi. Pembajakan ini merugikan pemilik hak cipta dan pelaku industri media digital, terutama yang bergantung pada model langganan berbayar.
Wahyu Dhyatmika, Ketua AMSI, menyatakan pentingnya kerja sama lintas sektor untuk melawan pembajakan. AMSI siap mendukung AVISI dalam meningkatkan kesadaran media mengenai dampak negatif promosi situs bajakan.
Baca Juga: Pengurus AMSI Periode 2024-2028 Resmi Dilantik, Fokus Pada Kolaborasi dan Menjawab Tantangan AI
“Kami ingin bergerak bersama AVISI, BPI, serta pemangku kepentingan lainnya untuk melawan pembajakan. AMSI akan menindaklanjuti laporan dari AVISI dan komunitas perfilman mengenai media online yang secara tidak langsung menguntungkan pembajak dengan memberitakan tautan bajakan,” ujar Wahyu Diatmika dalam keterangan tertulisnya yang diterima Indozone, Rabu (12/3/2025).
“Media memiliki tanggung jawab moral untuk tidak menyebarkan akses ilegal dan turut membangun ekosistem digital yang sehat. Selain itu AMSI siap bekerja sama dengan AVISI untuk melakukan berbagai program untuk meningkatkan kesadaran media online atas dampak promosi situs penyiaran ilegal atau bajakan,” sambungnya.
Sementara itu, Gina Golda Pangaila, Wakil Sekjen AVISI, juga mengajak media untuk tidak menyebarkan tautan ilegal demi menciptakan ekosistem digital yang sehat.
Baca Juga: Hebat! Prajurit Kodim Gagalkan Aksi Pembajakan Kapal Seorang Diri
“Kami percaya bahwa media memiliki peran penting dalam memerangi pembajakan. Oleh karena itu, kami mengajak AMSI, para jurnalis, dan penerbit untuk tidak membuat atau menyebarkan berita yang mengandung tautan bajakan atau streaming ilegal. Mari kita bersama-sama membangun ekosistem digital yang sehat dan menghargai hak cipta agar pertumbuhan ekonomi digital dan industri kreatif semakin subur,” tegasnya.
Pembajakan tidak hanya merugikan kreator, tetapi juga berimbas pada perekonomian negara. Penegakan hak kekayaan intelektual dan kampanye kesadaran publik sangat penting untuk mendukung pertumbuhan industri kreatif.
Dengan kolaborasi ini, diharapkan ada kesadaran bersama untuk mendukung konten legal sebagai investasi untuk masa depan industri kreatif Indonesia yang lebih maju.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Press Release