Sabtu, 11 JANUARI 2025 • 10:24 WIB

Seorang Wanita Lakukan Penyerangan dengan Palu, Lukai 8 Orang di Universitas Jepang

Author

Ilustrasi penyerangan palu di Jepang. (freepik.com)

INDOZONE.ID - Seorang wanita berusia 22 tahun ditangkap di tempat kejadian setelah menyerang delapan orang dengan palu di sebuah universitas di Tokyo pada Jumat, 10 Januari 2025. Insiden ini terjadi di Kampus Tama Universitas Hosei, menurut laporan media Jepang.

Menurut penyiar publik NHK, serangan terjadi pada siang hari ketika pelaku, seorang mahasiswa jurusan sosiologi, mengayunkan palu saat sedang berlangsungnya kelas. Polisi mengungkapkan bahwa semua korban yang terluka masih dalam keadaan sadar.

Beberapa laporan menyebutkan korban mengalami luka di bagian kepala dan pelaku mengaku menyerang karena merasa frustrasi akibat sering diabaikan.

Baca Juga: Marak Kasus Penusukan di Korea Selatan hingga Beredar Ancaman Penyerangan di Situs Forum

Rekaman langsung yang disiarkan NHK menunjukkan barisan kendaraan darurat dengan lampu sirine menyala di lokasi kejadian, yang terletak di distrik Machida, pinggiran ibu kota Jepang.

Polisi belum memberikan pernyataan resmi mengenai insiden ini, yang merupakan kasus kekerasan langka di Jepang, negara dengan aturan ketat terkait senjata api.

Meskipun kasus kekerasan jarang terjadi, Jepang pernah menghadapi insiden serupa.

Baca Juga: 4 Pelaku Penyerangan Peserta Tes CPNS di Yogyakarta Berhasil ditangkap, 2 Masih Buron

Pada Desember lalu, seorang siswa sekolah menengah pertama tewas ditikam dan seorang lainnya terluka di sebuah restoran cepat saji di Kitakyushu. Pelaku, seorang pria, ditangkap setelah penyerangan.

Kasus lain terjadi pada Januari 2022, ketika tiga orang ditikam di depan Universitas Tokyo menjelang ujian masuk perguruan tinggi.

Korban termasuk seorang pria berusia 72 tahun yang mengalami luka serius, sementara dua korban remaja mengalami cedera ringan.

Universitas Hosei, yang didirikan pada tahun 1880 sebagai sekolah hukum, memiliki 15 fakultas dan terkenal sebagai salah satu institusi pendidikan terkemuka di Jepang.

Kasus penyerangan seperti ini menjadi pengingat akan pentingnya kewaspadaan di tempat-tempat umum, meskipun Jepang dikenal sebagai negara dengan tingkat kriminalitas rendah.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Channelnewsasia.com

TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU