Minggu, 08 SEPTEMBER 2024 • 17:22 WIB

Potret Festival 1001 Lampion Diterbangkan di Laguna View Depok Parangtritis, Dihadiri Ribuan Turis Lokal dan Internasional

Author

Potret Festival 1001 Lampion diterbangkan di Laguna View Depon Parangtritis, Sabtu (7/9/2024) malam

INDOZONE.ID - Untuk pertama kalinya, Festival 1001 lampion atau Festival de Paris (LF de Paris) dilakukan di Laguna View Depok Parangtritis, pada Sabtu (7/9/2024) malam. Sebelumnya, acara diselenggarakan di Gumuk Pasir Pangkusumo.

Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Bantul, Saryadi mengatakan alasan dipindahnya lokasi festival dari Gumuk Pasir ke Laguna View Depok lantaran Gumuk Pasir merupakan ekosistem unik bertipe barchan yang dimiliki wilayah DIY bahkan satu-satunya yang dimiliki oleh Asia Tenggara.

BACA JUGA Ratusan Lampion Hiasi Langit Malam di Candi Borobudur, Netizen: Indah Sekali!  View

Untuk itu, menurut Saryadi Gumuk Pasir tersebut harus dilestarikan dan tentu bisa menjadi daya tarik tersendii bagi pariwisata di Kabupaten Bantul, khususnya kawasan pesisir sebagai tujuan wisata unggulan daerah yang berkelas kepada masyarakat luas, sebagai bentuk dukungan pembangunan potensi daerah.

"Festival lampion untuk pertama kalinya kita menyelenggarakan festival lampion di Laguna Depok parangtritis ini. Biasanya kita menyelenggarakan event seperti ini di gumuk pasir tetapi kita yang kita miliki ini adalah pasir di dunia ini hanya ada dua yang pertama di Meksiko dan kedua yang kita punya ini," kata Saryadi kepada wartawan disela-sela acara, Sabtu (7/9/2024) malam.

"Oleh karena itu kita perlu melestarikan keberadaan gumuk pasir atau gurun pasir untuk mengurangi beban beban aktivitas yang ada di pasir," lanjut Saryadi.

Meski begitu, acara berjalan lancar dan sukses terbukti ribuan penonton dari berbagai penjuru baik nasional maupun internasional memadati kawasan festival tersebut. Mereka mulai memadati kawasan itu sejak sore hari padahal acara utamanya berlangsung pada pukul sekitar 22.00 WIB.

BACA JUGA Ikut Terbangkan Lampion di Borobudur, Ganjar Rasakan Kebahagiaan Umat Buddha

Menurut Saryadi, kunjungan dalam acara festival 1001 lampion ini meningkat dua kali lipat dari tahun sebelumnya atau kisaran 2000 - 4000 pengunjung.

"Mari kita ciptakan Malam Minggu kita ini sebuah kebersamaan yang romantis sebuah kebersamaan yang indah. serta menjadikan malam Minggu sebagai kenangan tersendiri serta jangan meninggalkan sampah,"ucapnya.


Terkait momentum lampion yang diterbangkan menghiasi langit malam kemarin, membuat suasana yang “Instagramable” sehingga sangat menarik bagi semua kalangan yang ingin mengabadikan momen romantis bersama pasangan, atau sahabat yang ingin menerbangkan harapan setinggi-tingginya dengan lampion bertuliskan harapan sebagai simbol.

Para pengunjung asal Cirebon Jawa Barat yakni Meilia bersama temannya bernama Putri mereka rela datang jauh-jauh dan datang lebih awal ke lokasi untuk bisa menikmati momen menerbangkan lampion dikawasan pesisir pantai selatan itu.

"Ya senang sekali ya, meski tadi sempat gagal nerbangin lampion tapi cukup senang. Ini pertama kali bagi kami, dan kami sangat senang sekali, terima kasih buat panitia,' ucap Meilia.

Sebelum penerbangan lampion, pengunjung disuguhi penampilan seni dan budaya berupa tarian tradisional, fire dance serta pertunjukkan musik diantarannya, "Katakan Cinta", "Soegi Bornean".

Kemudian acara ditutup dengan pesona tampilan kembang api.


Konten ini adalah kiriman dari Z Creators Indozone. Yuk, bikin cerita dan konten serumu, serta dapatkan berbagai reward menarik! Let’s join Z Creators dengan klik di sini.

Banner Z Creators.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Liputan Langsung

TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU