INDOZONE.ID - Sebuah video viral tersebar di media sosial menampilkan massa mengamuk hingga merusak sebuah mobil di kawasan Kota Bekasi lantaran diduga mobil tersebut menghalangi mobil laju damkar. Pihak kepolisian sendiri meluruskan informasi tersebut.
Dilihat Indozone dalam akun Instagram @lensa_berita_jakarta, tampak video menampilkan sebuah mobil yang dirusak oleh massa. Massa menendang, memukul hingga memecahkan kaca mobil tersebut.
"Mobil diamuk massa saat proses pemadaman sedang berlangsung. Ketua RT 01, Jejen mengatakan mobil tersebut menghalangi mobil damkar yang ingin masuk ke lokasi titik kebakaran," tulis akun tersebut dalam postinganya seperti dilihat pada Selasa (19/12/2023).
Baca Juga: Pasukan Israel Serang Rumah Sakit Kamal Adwan, Lagi-lagi Diklaim Sebagai Markas Hamas
Masih dalam akun itu disebutkan jika peristiwa ini terjadi pada Senin, 18 Desember 2023 kemarin. Saat itu, di lokasi tepatnya di kawasan Rawapasung, Medan Satria, Kota Bekasi sempat terjadi kebakaran.
"Warga yang kesal dan tersulut emosi kemudian langsung beramai-ramai merusak kendaraan tersebut," tulis akun itu lagi.
Kapolsek Medan Satria Kompol Nur Aqsha Ferdianto tak menampik adanya peristiwa tersebut. Namun, dia menyebut insiden itu hanyalah kesalahpahaman yang terjadi.
Baca Juga: 'Gerakan Kaos Rakyat' Sat Set Galang Dukungan Menangkan Ganjar-Mahfud di Pilpres 2024
"Kejadian tersebut merupakan kesalahpahaman," kata Kompol Aqsha saat dihubungi wartawam.
Aqsha menyebut saat itu pemiliki kendaraan hendak mengevakuasi kendaraanya. Singkat cerita, terjadi kesalahpahamab hingga massa merusak mobil tersebut.
"Kejadian tersebut merupakan kesalahpahaman karena saat terjadi kebakaran semua warga panik termasuk pemilik kendaraan dimana pemilik kendaraan saat itu juga mau mengevakuasi kendaraannya tapi karena terburu-buru akhirnya terjadi salah paham dengan warha disana," paparnya.
Baca Juga: Sidang Putusan Hari Ini, Eks Penyidik KPK Yakini Hakim Tolak Prapradilan Firli Bahuri
Akibat peristiwa ini, mobil korban mengalami kerusakan pada bagian luar. Meski begitu, tidak ada korban luka dalam peristiwa itu dan kasus tersebut juga sudah diselesaikan secara kekeluargaan.
"Permasalahan sudah diselesaikan dengan kekeluargaan," pungkasnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: