Penjabat (Pj) Gubernur DKI Jakarta, Heru Budi Hartono menjelaskan bahwa mutasi jabatan Marullah Matali dari Sekda DKI Jakarta menjadi Deputi Gubernur DKI Bidang Budaya dan Pariwisata adalah hal lumrah dan jangan disalah pahamkan.
Menurutnya, Heru, mutasi jabatan tersebut karena ia membutuhkan bantuan Marullah di dalam jabatan lainnya dalam skala yang lebih besar.
"Jadi jangan disalah pahamkan, saya membutuhkan Pak Marullah dalam skala yang lebih besar," ujar Heru dikutip Selasa (6/12/2022).
Baca Juga: Ada Potensi Tanah Bergerak di Jaksel dan Jaktim, Pj Gubernur DKI Imbau Masyarakat Waspada
Heru berkata, bahwa Marullah sedang dipersiapkan guna membantu DKI Jakarta menjadi tuan rumah ASEAN dan menangani Pekan Olahraga Nasional (PON) 2023.
"Tahun 2023 kita menjadi tuan rumah pertemuan ASEAN, tugas berikutnya kita tuan rumah PON 2023 oleh karena itu berkenan Pak Deputi bisa bantu saya untuk bisa memimpin rapat menyelesaikan teknis yang diperlukan," sambung Heru.
Baca Juga: Surat Izin Mutasi Jabatan Marullah Matali Telah Keluar dari Kemendagri
Diharapkan, kata Heru, nantinya Marullah bisa bergantian dalam memimpin rapat untuk koordinasi dengan pemerintah pusat.
"Nanti Pak Deputi bisa memimpin rapat di 2023, tapi bergantian dengan saya untuk koordinasi dengan pemerintah pusat di kantor ASEAN," tambah Heru.
Heru meminta agar Deputi dan seleuruh jajaran di Pemerintahan Provinsi DKI Jakarta mendampinginya dalam mempersiapkan seluruh sarana dan prasarana yang dibutuhkan.
"Maka sarana prasaran harus kita persiapkan, tempat pertemuan bilateral di mana, tempat nanti untuk kegiatan wisata di mana, tempa dinnernya di mana. Nah itu sesuatu yang harus kita pikirkan secara detil. Maka kalau saya didampingi Pak Deputi, Pak Sekda dan seluruh jajaran yang ada di sini, kita bisa menyelesaikan,"tuturnya.
Menurut Heru, waktu yang diperolehnya tidak banyak dalam mempersiapkan hal tersebut. Sehingga ia memerlukan bantuan dalam mempersiapkannya. Sehingga, Heru berujar dengan mutasi jabatan Marullah sebagau Deputi dapat membantunya dengan lebih gesit dan leluasa dibandingkam saat menjadi Sekda.
"Bisa dibayangkan betapa ribetnya, sibuknya, saya yakin Pak Marullah deputi bisa makin gesit dan leluasa. Januari April sangat sibuk maka bapak-bapak di sini kita harus gesit ditambah tugas-tugas kita. Tugas itu, tugas yang mulia," pungkas Heru.
Perlu diketahui, Penjabat (Pj) Gubernur DKI Jakarta, Heru Budi Hartono memutasi Marullah Matali dari Jabatannya sebagai Sekda DKI Jakarta menjadi Deputi Gubernur DKI Bidang Budaya dan Pariwisata.
Selain itu, mengangkat Uus Kuswanto untuk mengantikan Marulla sebagai Plt Sekda DKI Jakarta di Balai Kota, Jakarta Pusat, Jumat (2/12/2022).
Adapun surat pengambilan sumpah jabatan tersebut tertuang dalam Keputusan Presiden Nomor 139/TPA Tahun 2022 tentang Pemberhentian dan Pengangkatan Dari dan Dalam Jabatan Pimpinan Tinggi Madya di Lingkungan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta.
Lalu, pelantikan ini juga merujuk kepada Surat Menteri Dalam Negeri Nomor 100.2.1.6/8607/SJ, perihal Persetujuan Pengangkatan Penjabat Sekretaris Daerah Khusus Ibukota Jakarta.
Serta Keputusan Gubernur Daerah Khusus Ibukota Jakarta Nomor 1174 Tahun 2022 tentang Pengangkatan sebagai Penjabat Sekretaris Daerah Provinsi Daerah Khusus Ibukota Jakarta.
Artikel Menarik Lainnya:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: