Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Mochamad Basuki Hadimuljono menceritakan dia mendapatkan protes karena masih menggunakan handphone (HP) model lama oleh Menteri Keuangan Sri Mulyani.
Pak Bas, sapaan Menteri Basuki, menggunakan HP yang tidak mendukung dengan aplikasi pengirim dan penerima pesan, seperti WhatsApp.
Oleh karena itu, setiap siapa pun yang mau menghubunginya harus melakukan SMS atau panggilan telepon. Gegara itu pula dia mendapat protes dari Menteri Keuangan Sri Mulyani.
“Dengan ini kan kita fokus dengan telepon dan SMS. Bu Menteri Keuangan tuh selalu protes, tapi Bu Menteri Keuangan kalau saya SMS, dibales (dengan) SMS,” katanya mengutip Channel YouTube Setkab, yang dikutip Indozone Minggu (3/4/2022).
Baca juga: Nikmatnya Bubur Sumsum ala Chef Martin Praja, Cocok untuk Takjil Buka Puasa
Sebenarnya, Pak Bas memiliki HP yang bisa dihubungi melalui WhatsApp. Namun, HP yang memiliki aplikasi tersebut tidak dipegang oleh dirinya sendiri, melainkan dipegang oleh ajudannya.
“Punya Nokia saja. Kalau WA, yang punya ajudan. Kalau saya cuma pegang ini,” ujarnya.
Menteri Basuki pada kesempatan itu juga membanggakan ponsel yang dimilikinya hanya digunakan oleh duang di dunia. Pengguna lainnya adalah Perdana Menteri Belanda Mark Rutte.
“Ini di seluruh dunia cuma dua orang yang pakai. Saya dan Perdana Menteri Belanda (Mark Rutte). Dua kali saya jemput beliau di Bandara Halim (Perdanakusuma), yang pertama saya tanyakan, mana handphone-nya,” kelakasr Pak Bas.
Artikel Menarik Lainnya:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: