Kegiatan vaksinasi anak di SD 80 Kelurahan Cappa Galung, Kecamatan Bacukiki Barat, Parepare, Sulawesi Selatan, awalnya mendapat penolakan dari puluhan anak. Ada yang mau divaksin, namun banyak yang kabur hingga menangis melihat jarum suntik.
Namun suasana berbalik, ketika Spiderman dan Captain America cilik datang ke tempat vaksinasi. Bak superhero sesungguhnya, Captain America versi mini langsung menyodorkan tangannya untuk disuntik vaksin oleh petugas.
Rupanya bocah berkostum Captain America ini adalah seorang pelajar bernama Arya yang merasa lebih percaya diri, kalau pakai kostum superhero ini. Kepada orang tuanya, Arya juga minta ditemani oleh ‘Spiderman Parepare’ selama proses vaksinasi.
"Itu syarat yang diajukan Arya kalau mau divaksin, sebagai orang tua pasti ingin yang terbaik untuk anaknya makanya ketika dia mengaku merasa lebih berani kalau pakai kostum, mau tidak mau harus saya kabulkan,” terang Arif orang tua arya.
Masih menurut Arif, keinganan Arya untuk ditemani Spiderman juga diwujudkan demi sang buah hati, meski harus menjemput Spiderman yang kebetulan berada di luar kota.
"Kebetulan Spiderman yang dimaksud Arya itu berada di luar kota, jadi saya minta tolong untuk menemani Arya meski harus menjemputnya di Kabupaten Sidrap,” lanjut Arif.
Sementara itu, ‘Spiderman Parepare’ yang juga pegiat lingkungan tersebut mengaku bangga bisa menemani Arya vaksinasi. Ia juga menyempatkan diri membujuk beberapa pelajar Sekolah Dasar yang enggan divaksinasi.
“Karena dianggap membantu dan berhasil membuat anak-anak mau divaksin, penyelenggara vaksin dari Polres Parepare itu meminta untuk membujuk anak-anak di sini agar mau di vaksin.” Ujar Spiderman Parepare.
Kehadiran dua Superhero Marvel di lokasi vaksin ini sendiri memberi dampak yang signifikan. Peserta vaksin yang awalnya hanya 38 murid bertambah menjadi 85 murid.
Bikin cerita serumu dan dapatkan berbagai reward menarik! Let’s join IDZ Creators dengan klik di sini
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: