5 Tradisi Perayaan Hari Guru di Indonesia, Mulai dari Beri Bunga Hingga Bikin Perlombaan
Di Indonesia, setiap tanggal 25 November diperingati sebagai Hari Guru Nasional. Hal itu ditetapkan melalui Keputusan Presiden No 78 Tahun 1994.
Pada hari tersebut, seluruh guru di Indonesia, mulai dari SD, SMP, hingga SMA turut merayakan peringatan Hari Guru dengan berbagai kegiatan.
Ada beberapa kegiatan yang sudah menjadi tradisi atau kebiasaan yang dilakukan para siswa ataupun guru saat memperingati Hari Guru. Mulai dari memberikan bingkisan hingga membuat kegiatan perlombaan. Berikut 5 tradisi perayaan Hari Guru di Indonesia!
1. Upacara peringatan Hari Guru
Nah, upacara peringatan Hari Guru menjadi hal wajib dilakukan saat perayaan Hari Guru. Upacara ini biasanya dilakukan pada pagi harinya sebelum melakukan berbagai kegiatan.
Semua guru akan terlibat dalam upacara tersebut, mulai menjadi protokoler hingga pasukan pengibaran bendera. Biasanya, upacara akan dipimpin oleh kepala sekolah sebagai pembinanya.
Baca juga: 5 Film Tentang Perjuangan Guru yang Cocok Kamu Tonton di Momen Hari Guru Nasional
Di upacara peringatan Hari Guru, akan dinyanyikan pula lagu Hymne Guru yang terkenal dengan liriknya yang sangat menyentuh hati.
2. Beri bunga
Salah satu momen yang tidak boleh dilewatkan saat perayaan Hari Guru adalah siswa memberikan bunga untuk guru. Biasanya kegiatan ini dilakukan sesaat setelah upacara.
Selain itu, ada juga siswa-siswa yang secara pribadi memang sengaja membeli bunga untuk diberikan kepada guru kesayangannya. Entah itu guru yang menjadi wali kelas atau guru yang mengajar mata pelajaran.
Biasanya, para siswa memberikan sebatang bunga mawar atau bunga yang sudah dibentuk dalam buket.
3. Bagi-bagi cokelat
Entah sejak kapan tradisi ini mulai dilakukan, namun perayaan Hari Guru memang identik dengan bagi-bagi cokelat. Sama seperti bunga, para siswa akan memberikan cokelat untuk guru kesayangannya.
Cokelat yang diberikan bisa dari berbagai jenis dan merek. Biasanya, jika yang diberikan cokelat berharga mahal, para siswa membeli cokelat tersebut secara patungan.
Pemberian cokelat biasanya dilakukan berbarengan dengan saat memberikan bunga.
4. Memberi kado
Memberi bingkisan kado sudah menjadi tradisi yang tak boleh dilewatkan saat perayaan Hari Guru. Biasanya, kado akan diberikan khusus untuk guru yang menjadi wali kelas saja.
Para siswa patungan mengumpulkan uang untuk membeli hadiah, entah itu tas, baju, atau sepatu yang bisa dipakai guru saat mengajar.
Biasanya, kado ini menjadi sesuatu hal yang sangat ditunggu-tunggu oleh para guru saat perayaan Hari Guru.
5. Perlombaan
OSIS di sekolah biasanya selalu membuat kepanitiaan untuk mengadakan kegiatan perlombaan yang diperuntukkan bagi guru-guru saat perayaan Hari Guru.
Berbagai macam lomba diadakan yang sebagian besar tidak jauh berbeda pada saat lomba 17-an saat HUT Kemerdekaan RI.
Selain itu, hadiah yang diperebutkan juga tak jauh berbeda dengan hadiah saat lomba 17-an.
Artikel Menarik Lainnya:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: