Badan jalan di Desa Buluhawar, Kecamatan Sibolangit, Kabupaten Deliserdang, putus sepanjang 50 meter. Badan jalan tersebut amblas sedalam 20 meter pada Sabtu (13/11).
Kepala Desa Buluhawar, Obet Bukit mengatakan badan jalan yang amblas, satu unit rumah milik warga bernama Kariadi juga ikut amblas rata dengan tanah. Namun beruntung, peristiwa tersebut tidak ada menelan korban jiwa.
"Jalan desa putus 50 meter dan amblas sedalam kurang lebih 20 meter. Rumah Kariadi itupun amblas, tidak ada korban jiwa karena rumah sudah dikosongkan," katanya kepada wartawan, seperti yang dikutip Indozone, Minggu (14/11/2021).
Dia juga menjelaskan rumah dan badan jalan yang amblas itu tidak terjadi secara seketika, namun tanahnya terkikis perlahan-lahan karena adanya mata air dan aliran anak sungai.
"Di bawah badan jalan ada aliran anak sungai Lau Embang Naga yang terletak di Dusun III, sedangkan di bawah rumah Kariadi ada mata air. Jadi, mata air yang dari rumah Kariadi mengalir ke sungai yang ada di bawah badan jalan itu," ujarnya.
Dia menambahkan kejadian tanah terkikis itu terjadi dari Jumat, 12 November 2021, hingga amblas sekarang. Sebelumnya warga sekitar sudah lama mengetahui adanya mata air di sana, namun tidak pernah sama sekali mengalami kejadian seperti itu.
Dia menduga kejadian tersebut dipicu lantaran hujan tiga hari berturut-turut mengguyur desa wisata rohani tersebut. Atas kejadian tersebut, pihaknya membuat tanda portal agar masyarakat tidak mendekati lokasi yang amblas.
"Kita sudah melapor ke pihak kecamatan dan BPBD Deliserdang, mereka akan turun untuk meninjau lokasi tersebut," tutupnya.
Artikel Menarik Lainnya:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: