Banyak ahli memprediksi bahwa Indonesia akan mengalami potensi gelombang ketiga Covid-19 di akhir tahun. Terkait hal itu, Juru Bicara Kementerian Kesehatan Siti Nadia Tarmizi mengatakan Indonesia siap menghadapi ancaman kenaikan kasus Covid-19.
"Kita menyiapkan diri kita ya untuk kita menghadapi kemungkinan terjadinya peningkatan kasus," kata Siti, Senin (18/10).
Nadia menyebut, saat ini telah dilakukan berbagai antisipasi untuk mencegah kenaikan kasus, salah satunya dengan menerapkan penggunaan aplikasi PeduliLindungi di ruang publik.
"Tapi memang kita sudah mulai mengantisipasi dari saat ini. Artinya dari hulu ini terus kita siapkan yang termasuk penggunaan aplikasi PeduliLindungi, termasuk penguatan testing, tracing," ujar Nadia.
"Dan nanti kalau pun terjadi peningkatan gelombang ketiga, di hilir kita juga sudah kita siapkan seperti kita mengantisipasi kondisi kita di bulan Juli lalu," sambungnya.
Belajar dari kenaikan kasus Covid-19 di akhir Juli di mana terjadi banyak kekurangan pasok berbagai alat kesehatan, Nadia mengatakan saat ini ketersediaan berbagai alkes telah ditingkatkan.
"Penambahan seperti oxygen generator di beberapa rumah sakit-rumah sakit di provinsi-provinsi itu sudah kita lakukan saat ini," ujarnya.
"Dan di masa walaupun sedang turun bukan berarti kemudian kita tidak meng-equip fasyankes kita. Tapi justru kita melengkapi termasuk juga obat-obatan," pungkasnya.
Artikel Menarik Lainnya:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: