Minggu, 05 SEPTEMBER 2021 • 16:39 WIB

Tampang Pria yang Tikam Leher Istri di Banjarnegara, Cemburu Istri Punya Pria Idaman Lain

Author

Rendi (kanan), tega membununuh istrinya secara sadis. (Ist)

INDOZONE.ID - Inilah tampang Rendi (25 tahun), pria yang tega membunuh istrinya, Yohana (21 tahun, secara sadis di jalan menuju Dusun Buntu, Desa Bakal, Kecamatan Batur, Kabupaten Banjarnegara, Jawa Tengah, pada Minggu (29/8/2021).

Setelah empat hari jadi buronan, Rendi akhirnya ditangkap polisi pada Kamis dini hari (2/9/2021). Ia ditangkap saat sedang menuju rumah orang tuanya di Kecamatan Batur, mengendarai sepeda motor Honda Vario warna putih bernomor pelat G 2583 SH.

Kepada polisi, Rendi mengaku sampai hati membunuh istrinya karena terbakar api cemburu, setelah mengetahui istrinya sudah berhubungan dengan pria lain semenjak mereka tidak akur.

Kasat Reskrim Polres Banjarnegara AKP Donna Briadi mengatakan, Rendi dan Yohana sudah pisah ranjang sejak dua bulan terakhir sebelum pembunuhan.

Donna meluruskan informasi yang beredar sebelumnya, yang mana diduga pembunuhan dilakukan karena motif ekonomi.

"Jadi masalahnya bukan karena ekonomi, tetapi permasalahan kecemburuan. Karena korban ini diduga memiliki PIL (pria idaman lain). Korban ini statusnya masih ada suami, tetapi karena pisah ranjang, ada lelaki lain inisial Y, mendekati korban dan melakukan chattingan di akun Facebook," jelas Donna kepada wartawan.

Dari tangan Rendi, polisi menyita barang bukti berupa sebilah pisau dapur yang digunakan Rendi untuk menghabisi nyawa istrinya dengan cara menikam leher berkali-kali.

Akibat perbuatan kejamnya, Rendi terancam hukuman mati atau minimal hukuman penjara seumur hidup.

Rendi diketahui adalah seorang penganggur, sementara Yohana mencari nafkah dengan bekerja di PT Dieng Jaya.

Sebelum pembunuhan di depan toko material bangunan itu, setiap hari Rendi sering melakukan KDRT terhadap Yohana.

Baca juga: Cemburu Buta, Manusia Silver Tusuk 2 Tangan Seorang Pria di Jakarta Utara

Fauzan, warga setempat yang menjadi salah satu saksi, mengatakan, awalnya ia melihat Yohana tersungkur di jalan, seperti dipukuli oleh Rendi.

"Pas saya dekati, ternyata suaminya itu memegang pisau dan menusuk leher istrinya berkali-kali," kata Fauzan, Senin (30/8/2021).

Fauzan sempat mencoba menangkap Rendi, namun gagal, karena Rendi keburu kabur dengan sepeda motor Varionya, sambil mengacungkan pisau.

Suniati (50), warga lainnya, mengatakan bahwa ia sempat bertanya pada Yonana siapa pria yang menusuknya itu.

"Itu suami saya," kata Suniati, menirukan ucapan Yohana saat ia tanya.

Selanjutnya, Suniati dan Fauzan, serta seorang warga lainnya bernama Mustamil (60 tahun), meminta tolong kepada warga untuk membawa Yohana ke Puskesmas 2 Batur naik sepeda motor Supra.

Namun, sesampainya di Puskesmas 2 Batur, tidak ada dokter yang berjaga.

Lalu, Yohana yang sudah kritis dibawa ke Puskesmas 1 Batur, naik mobil pickup.

Di Puskesmas 1 Batur, Yohan sempat ditangani oleh petugas kesehatan bernama Eko, Yunita, dan Vita.

Namun, setelah 5 menit di Puskesmas 1 Batur, Yohana meninggal dunia saat akan dipasang infus.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERBARU