Sabtu, 31 JULI 2021 • 10:36 WIB

Lapan: Surya Pethak alias Matahari Memutih Bisa Dilihat di Seluruh Wilayah Indonesia

Author

Lapan mengatakan hampir seluruh wilayah Indonesia akan menyaksikan surya pethak atau matahari memutih dalam beberapa hari ke depan. Foto: Fenomena halo matahari terlihat di Surabaya, Jawa Timur, Minggu (15/11/2020)/ANTARA FOTO/Moch Asim.

Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (Lapan) mengatakan fenomena surya pethak alias matahari tampak memutih berpotensi terjadi di seluruh wilayah Indonesia dalam beberapa hari ke depan.

Jika diartikan secara harfiah, surya pethak bermakna matahari tampak memutih. Surya pethak dapat dimaknai sebagai alam sunya ruri atau siang hari yang temaram seperti malam hari. Siang hari yang dimaksud di sini adalah dihitung sejak matahari terbit hingga matahari terbenam.

Mengutip dari Antara, salah seorang peneliti di Pusat Sains dan Antariksa Lapan Andi Pangerang menjelaskan, surya pethak umumnya hanya terjadi di musim-musim penghujan, ketika penguapan air cenderung tinggi sehingga kabut awan lebih mudah terbentuk.

“Surya pethak hanya bisa terjadi jika kualitas udara di lokasi pengamatan kurang baik, dan dari sisi meteorologis, lokasi tersebut tertutup kabut awan, sehingga penghamburan (scattering) tidak sekuat ketika langit bersih dan cerah,” katanya.

Selain itu surya pethak juga dapat terjadi akibat letusan gunung berapi dan perubahan sirkulasi air laut yang dapat mempengaruhi penguapan dan pembentukan awan.

Kata Andi lagi, sinar matahari yang biasa kemerahan ketika terbit dan terbenam akan memutih, sedangkan ketika matahari meninggi, sinar matahari tidak begitu terik dikarenakan terhalang oleh semacam kabut awan. Kejadian tersebut dapat berlangsung selama tujuh hingga empat puluh hari paling lama.

Efek dari surya pethak dapat membuat suhu permukaan bumi menjadi lebih dingin, sehingga tumbuhan tidak dapat tumbuh dengan optimal dan manusia akan mudah menggigil.

Artikel menarik Lainnya:

Viral Remaja Perempuan di Padangsidempuan Dipukul dan Diinjak Teman
Blusukan ke Bantaran Sungai di Medan, Ijeck Bagikan Bansos untuk Warga
Dorong Pembibitan Kentang di Karo, Gubsu Edy: Biar Cukup untuk Satu Pulau Sumatera

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERBARU