Badan Ilmu Kesehatan Singapura sejauh ini menerima 4.704 laporan dugaan reaksi yang merugikan setelah menerima vaksin virus corona, terhitung 0,13% dari total dosis.
Laporan pemantauan keamanan vaksin kedua yang dikeluarkan oleh Badan Ilmu Kesehatan Singapura menunjukkan 157 di antaranya mengalami reaksi alergi yang serius.
Reaksi yang paling umum termasuk reaksi alergi parah dan gejala alergi parah lainnya, seperti nyeri, bengkak, demam, nyeri otot, dan gatal di tempat suntikan.
Dikutip dari Oriental Daily, menurut pihak berwenang, saat ini tidak ada kasus penyakit jantung, stroke, atau dugaan kematian yang disebabkan oleh vaksinasi di Singapura.
Artikel Menarik Lainnya:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: