Jumat, 28 MEI 2021 • 18:18 WIB

OPM Ajak Perang TNI-Polri di Papua, Pengamat: Perlu Diantisipasi

Author

Ilustrasi KKB Papua (Dokumentasi Istimewa)

Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat-Organisasi Papua Merdeka (TPNPB-OPM) atau kelompok kriminal bersenjata (KKB) di Papua sempat menyebar siaran pers yang isinya menantang TNI-Polri untuk berperang di lokasi yang sudah disiapkan.

Pengamat Militer dan Intelijen Susaningtyas Nefo Handayani Kertopati atau Nuning menjelaskan, TNI-Polri yang bertugas di Papua tentu perlu mengantisipasi ajakan perang OPM/KKB. 

"Yang perlu diantisipasi oleh TNI-Polri adalah kemungkinan bergabungnya kelompok teroris di Papua dengan kelompok separatis. Kemungkinan terbuka jika mereka bergabung untuk melawan pemerintah yang sah," tutur Nuning saat dihubungi Indozone, Jumat (28/5/2021).

Selain itu, Nuning menjelaskan, perlu adanya sinergitas yang kuat antara TNI-Polri dalam upaya memburu KKB. Terutama soal penggunaan pasukan khusus untuk mendeteksi dan melakukan pencegahan. 

Baca Juga: 12 Hari Penyekatan Arus Balik di Indonesia, Polri: 1.309 Orang Positif Covid-19

"Tindakan pre-emptif dan tindakan preventif harus lebih besar porsinya dibandingkan tindakan represif mengingat isu Papua sangat mudah dipolitisasi," sambung Nuning.

Kerja sama dengan Interpol dan militer negara lain, kata Nuning, harus ditingkatkan untuk memperoleh data intelijen yang lebih akurat sehingga tindakan pre-emptif dan tindakan preventif dapat lebih optimal.

Kemudian, lanjut Nuning, harus ada upaya penegakan hukum yang tegas dan optimal bagi Kelompok Separatis dan Teroris (KST) dan setelah situasi membaik lakukan konsolidasi dengan upaya dialog.

"Dialog harus libatkan berbagai unsur yang berpengaruh di Papua," pungkasnya.

Artikel Menarik Lainnya:

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERBARU