Motivator kenamaan Tung Desum Waringin membagikan kisah masa lalunya saat masih memulai berumah tangga dengan sang istri, Suryani Untoro .
Satu bagian hidup Tung Desum Waringan pada Januari 1998 yang membuatnya bisa kaya raya dengan pasif income. Dia pun memperlihatkan foto dirinya dengan sang istri.
"Waw nemu foto jaman Pengantin Baru. Januari 1998. Cantik Banget ya Istri saya....!. Pantesan saya mau. Hatinya Baik lagi. hadew," tulis Tung Desem Waringin dalam akun Instagramnya seperti yang dikutip INDOZONE, Sabtu (6/2/2021).
Saat itu dia masih bekerja di bank BCA yang dianggapnya sebagai pendidikan untuk bisa maju dan mengumpulkan pundi-pundi sebagai modal usaha sendiri.
Tung pun menyebut kalau kariernya di BCA maju cukup pesat. Bahkan mengalami lompatan yang cukup tinggi dibandingkan rekan-rekannya yang lain.
"Ups. iya waktu itu sengaja pelihara kumis biar di anggap senior... karena rata2 anak buah lebih tua," ungkapnya.
Loncat sangat cepat dari Pendidikan Management Development Program, tanpa melalui jabatan supervisor, kepala bagian, kepala bidang, pimpinan cabang pembantu, wakil cabang utama. Langsung Jadi Wakil Cabang kelas Wilayah.
"Saking loncatnya..., gaji ketinggalan.. kagak ikut loncat.. Jadi masih sak iprit itu tadi. Ingat gaji saya Rp. 1.350.000. Sedangkan Gaji Teller tertinggi saat itu Rp. 1.450.000 (krn sdh 32 th jadi karyawan BCA). Gaji Kepala Bagian Rp. 1.750.000. Gaji Kepala Bidang saya Rp. 4.500.000. Kok saya tahu? Lha saya kan atasan yg menaikkan Gaji mereka. Saya naik 30% pun tidak akan pernah membalap Kepala Bidang saya yg Gajinya hanya naik 10%," katanya.
Walau punya gaji kecil, namun Tung sejak 1997 sudah membaca buku tentang keuangan pasif income. Di situ dia langsung mempraktekkan ilmu yang dia baca.
"Saya langsung Praktek menyisihkan. Bukan menyisakan. Mulai dari 15%. Ketika gaji naik. Jadi 30%. Terus 50%. Terus 75% saya sisihkan. Gaji naik. Gaya hidup sama. Yg di sisihkan makin besar. Maka ada yg bisa di investasikan," imbuhnya.
Nah pertanyaannya kenapa wanita yang kemudian menjadi Istrinya mau dengannya? Mau tinggal di rumah kontrakan, mau diajak tinggal di kota manapun dia ditugaskan.
Tung pun juga tidak tahu jawabannya. Karena itu lebih tepat dijawab oleh istrinya langsung.
"Padahal banyak yg lebih kaya. Lebih ganteng... Lebih bagus mobilnya... ups emang waktu itu saya pakai mobil..? Heran juga," sebutnya.
Namun yang jelas saat itu Tung sudah percaya diri, bahwa masa depannya bakal cerah. Punya cita-cita besar.
Tung pun mengungkap impiannya di Channel YouTube Boy William Episode DIBALIK PINTU Tung Desem Waringin.
"tahun 1995 saya sudah punya Impian punya Rumah Besar di pinggir Danau dan ada Landasan Helikopternya, walau Gaji masih sak iprit. (Impian detail saya share di buku Work Less Earn More)," bebernya.
Tung mengaku memulai usaha dari membuka Toko Buku TogaMas 1999. Dia menyebut investasi terbaik adalah ilmu pengetahuan yang dipraktekkan.
"Itu pun modal selain dari nabung, dapat untung dari pesta pernikahan dan dari modal 100%. di urun 1/3 an dengan Pak Johan, Pak Haji Amir Abadi Jusuf. Sedang saya 1/3 pun dibagi 3 lagi dengan kakak saya dan orangtua saya," beber Tung.
Artikel Menarik Lainnya:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: