Kamis, 14 JANUARI 2021 • 18:30 WIB

Yusril Minta Maaf Usai Salah Kaprah Kabarkan Syekh Ali Jaber Meninggal Karena Covid-19

Author

Yusril Ihza Mahendra meminta maaf soal pernyataannya soal Syekh Ali Jaber. (Facebook)

Pengamat Hukum Tata Negara Yusril Ihza Mahendra meminta maaf pada publik karena menyampaikan penyebab meninggalnya Syekh Ali Jaber akibat positif Covid-19.

Ulama kondang yang selalu mengkampanyekan hafiz Quran dan sedekah subuh itu berpulang di RS Yarsi Jakarta Pusat, Kamis (14/1/2021) pada pukul 08.38 WIB.

Tak ingin pernyataannya yang menyesatkan, Yusril pun menyadari kekhilafannya karena belum menkonfirmasi kabar itu langsung kepada keluarga dan tim dokter yang menangani kesehatan Syekh Ali Jaber.

"Saya mohon maaf salah memahami musabab wafatnya Syekh Ali Jaber. Penjelasan dari Ketua Yayasan Syekh Ali Jaber, Habib Abdurrahman Alhabsyi, menyatakan bahwa beliau wafat dalam keadaan negatif Covid," kata Yusril melalui akun Twitternya.

"Dengan demikian kekeliruan telah saya perbaiki. Terima kasih," sambung mantan Mensesneg itu.

Sebelumnya Yusril mengabarkan di akun media sosialnya di Twitter kalau Syekh Ali Jaber, ulama asal Saudi Arabia meninggal dunia karena Covid-19.

"Syekh Ali Jaber, ulama asal Saudi Arabia yang telah menjadi WNI wafat karena Covid di RS Yarsi pagi ini jam 8.38," cuitnya di Twitter tadi pagi.

Ternyata belakangan perkembangan terbaru dari pihak rumah sakit, ulama itu ternyata sudah sembuh dan dinyatakan negatif Covid-19.

Saat itu Yusril mengatakan kalau dengan kepergian Ali Jaber, Indonesia kehilangan seorang ulama yang menyampaikan dakwah dengan sejuk dan damai.

"Semoga Allah SWT menerima amal kebajikan beliau dan mengampuni segala kekhilafannya," sebutnya.

Artikel Menarik Lainnya:

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

Tags
TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERBARU