Jumat, 31 JANUARI 2020 • 13:36 WIB

Saldo Tak Cukup Saat Transaksi di Gerbang Tol? Tak Usah Panik

Author

Sejumlah mobil memasuki gerbang tol. (ANTARA FOTO/Asprilla Dwi Adha)

Jika anda mengalami kehabisan saldo uang elektronik (E-Money) pada saat melakukan transaksi pembayaran di gerbang tol (GT), tak perlu panik atau berusaha pinjam kartu uang elektronik ke pengemudi di belakang Anda. karena hal itu akan menimbulkan kemacetan lalu lintas.

Corporate Communication & Community Group Head PT Jasa Marga (Persero) Tbk, Dwimawan Heru mengatakan, ada prosedur khusus untuk penanganan terhadap pengendara yang kekurangan saldo pada kartu uang elektronik mereka. 

"Kekurangan saldo akan diarahkan ke pinggir menepi supaya nggak ganggu yang lain dan diminta untuk top up uang elektronik. Di gerbang pasti ada fasilitas top up, namun tidak selalu di gardu, ada yang hanya ada di kantor gerbangnya," ujar Heru kepada Indozone, saat dihubungi pada Jumat (31/1/2020). 

Namun demikian, kata Heru, sangat tidak disarankan kepada pengguna jalan tol untuk mengisi saldo uang elektronik di gardu tol maupun gerbang tol.

Adanya fasilitas tersebut adalah untuk mengakomodir yang sifatnya urgensi saja. Ia beralasan, jika top up uang elektronik disediakan di seluruh gerbang tol, maka hal itu akan membuat macet lalu lintas kendaraan di sana. 

"Memang kami tidak sarankan top up di gerbang. Top up di gerbang hanya untuk emergency. Kami sarankan sebelum pengguna masuk tol, terlebih dahulu memastikan kecukupan saldo uang elektronik yang akan digunakan," pungkas Heru. 

Artikel Menarik Lainnya:

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERBARU