Rasa haru bahagia menyelimuti keluarga Ridolop Kewamijae, warga Kampung Baidub, Distrik Ulilin, Kabupaten Merauke, Papua. Sebab, sang istri Serafia Uanjai berhasil melahirkan dengan selamat pada Sabtu (21/9) dinihari di pedalaman Papua, berkat bantuan personil TNI AD.
Ridolop menuturkan, dirinya terjaga dari tidur saat sang istri membangunkannya Sabtu (21/9) sekitar pukul 01.00 WIT, lantaran perutnya mulas dan diprediksi akan melahirkan. Karena lokasi pemukimannya yang jauh dari fasilitas kesehatan dan berada di wilayah perbatasan Republik Indonesia (RI) - Papua Nugini (PNG).
Tak berpikir panjang, Ridolop pun berlari menuju Pos Satuan Tugas Pengamanan Perbatasan (Satgas Pamtas) RI-PNG dari Yonif Mekanis 411/Pandawa Kostrad di Pos Bupul 12 pimpinan Letda Inf Hendri Mahendra untuk meminta bantuan. Satgas pun mengirimkan personelnya untuk membantu Ridolop.
"Kami langsung mengirimkan personel kesehatan Pos Bupul 12, Praka Herman Yuniyanto bersama tiga anggota lainnya untuk memberikan bantuan, kata Dansatgas Pamtas RI-PNG Yonif MR 411/Pandawa Kostrad Mayor Inf Rizky Aditya di Pos Kotis Satgas, Distrik Elikobel, Merauke, Papua, Sabtu (22/9).
Lanjutnya, tiba di kediaman Keluarga Ridolop, Praka Herman langsung membantu Serafia melahirkan. Tak perlu waktu lama, proses lahiran pun berlangsung cepat dan lancar, ibu dan bayinya dalam kondisi sehat, tidak ada hambatan dalam proses persalinan.
"Praktis cepat proses (persalinannya). Saya juga mengapresiasi kesigapan anggota pos dalam membantu warga. Karena, sejak awal penugasan salah satu komitmen dan tugas kami adalah, membantu masyarakat Papua di perbatasan, selain mengamankan kedaulatan negara," tandasnya.
Adapun Ridolop sendiri mengapresiasi dan berterima kasih kepada personel Satgas Pamtas RI-PNG dari Yonif Mekanis 411/Pandawa, Kostrad yang telah membantu proses persalinan sang istri. "Terima kasih kepada bapak-bapak TNI yang sudah membantu proses persalinan istri kami," singkatnya.
Artikel Menarik Lainnya:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: