Pemerintah Korea Selatan mengalokasikan anggaran hingga US$203 juta atau 248 miliar won, untuk pengembangan industri pertanian cerdas mulai tahun depan. Hal ini seperti diungkapkan oleh Kementerian Pertanian Korea Selatan yang dilansir koreatimes.co.kr, Selasa (3/9)
Berbasis teknologi mutakhir, sistem pertanian cerdas mengandalkan sistem otomatis berbasis data untuk memeliharan tanaman dan hewan. Data Kementerian Pertanian Korea Selatan, jumlah anggaran yang disiapkan, naik lebih dari 50 persen dari anggaran tahun ini yang sebesar 162 miliar won.
"Korea Selatan akan semakin jauh tertinggal dari pesaing globalnya, jika tidak berhasil merealisasikan penerepan sistem pertanian cerdas ini dalam waktu dekat. Kita perlu memanfaatkan teknologi mutakhir, untuk mendukung pertanian lokal," tulis pernyataan Kementerian Pertanian.
Besarnya anggaran yang disiapkan, karena peruntukkannya meliputi penyediaan perangkat untuk ujicoba penerapan sistem pertanian cerdas. Bahkan termasuk penyediaan lahan yang disewakan untuk ujicoba sistem pertanian cerdas.
(Reuters/Paulo Whitaker)
"Termasuk juga di dalamnya anggaran untuk menyediakan kursus pendidikan bagi para petani muda di desa-desa Korea Selatan, sebagai regenerasi dari petani-petani di pedesaan yang semakin menua," tulis Kementerian Pertanian.
Selain itu, pihak Kementerian Pertanian Korea Selatan juga akan menyediakan program konsultasi, sebagai bagian dari moderenisasi sistem peternakan hewan, penggunaan perangkat robotik untuk memerah susu, hingga pengembangan traktor dan robot otomatis yang dirancang khusus untuk pertanian.
Artikel Menarik Lainnya:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: