Selasa, 07 JULI 2026 • 19:32 WIB

Tinjau Kebakaran TPA Jatiwaringin, Kapolda Banten: 8 Titik Api dari 12 Berhasil Dipadamkan

Author

Kapolda Banten Irjen Pol Hengki meninjau lokasi kebakaran TPA Jatiwaringin. (Dok. Istimewa)

INDOZONE.ID - Proses pemadaman kebakaran di Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Jatiwaringin, Mauk, Kabupaten Tangerang, hingga hari kedelapan ini, masih terus berlangsung. Teranyar, teridentifikasi ada delapan titik api dari 12 yang sudah dipadamkan.

"Dari hasil pemantauan, terdapat 12 titik api yang teridentifikasi. Alhamdulillah, hingga saat ini, delapan titik api telah berhasil dipadamkan," kata Kapolda Banten, Irjen Pol Hengki, dalam keterangan tertulisnya kepada wartawan, Selasa (7/7/2026).

Irjen Hengki meninjau secara langsung TPA Jatiwaringin. Peninjauan dilakukan bersama Bupati Tangerang Moch. Maesyal Rasyid dan pihak-pihak terkait.

TPA Jatiwaringin memiliki luas sekitar 32 hektare yang sekira 15 hektare area terdampak kebakaran. Pada titik yang terbakar, Hengki menyebut proses pemadaman masih terus berlangsung.

Baca juga: Warkopolim di Jaksel Milik Gofar Hilman Kebakaran, Begini Kronologinya

"Sisanya masih dalam proses pendinginan dan penanganan oleh petugas di lapangan," ungkap Hengki.

Sementara itu, Kapolda Banten menyebut titik api pertama kali muncul di bagian belakang area TPA.

Meski upaya pemadaman awal telah dilakukan oleh para pekerja, kondisi cuaca yang panas disertai tiupan angin kencang, menyebabkan api dengan cepat merambat ke timbunan sampah lainnya.

Sejak menerima laporan, ia menyebut Polda Banten bersama Polresta Tangerang bergerak cepat melakukan penanganan terpadu bersama seluruh instansi terkait.

"Sejak awal kejadian, kami langsung berkoordinasi dengan pemerintah daerah, BNPB, BPBD, TNI, Dinas Pemadam Kebakaran, Dinas Kesehatan serta seluruh stakeholder untuk melakukan langkah-langkah penanganan secara terpadu agar kebakaran dapat segera dikendalikan dan dampaknya dapat diminimalkan," kata Hengki.

Berbagai upaya pemadaman telah dilakukan, di antaranya mengerahkan personel untuk membantu pengamanan, pemadaman, dan evakuasi bersama 10 unit mobil pemadam kebakaran, dukungan helikopter water bombing, empat unit alat berat serta personel Polresta Tangerang, serta jajaran Polsek yang diterjunkan untuk mendukung proses penanganan di lapangan.

Selain membantu proses pemadaman, personel Polri juga melakukan pengamanan di lokasi kebakaran, jalur evakuasi, lokasi pengungsian, fasilitas kesehatan, serta melakukan pengaturan arus lalu lintas agar mobilitas kendaraan pemadam, ambulans, alat berat, maupun distribusi logistik berjalan lancar.

"Kami juga melaksanakan patroli untuk mengantisipasi potensi gangguan kamtibmas, mengamankan barang-barang milik masyarakat yang terdampak, serta menjaga situasi tetap aman dan kondusif selama proses penanganan berlangsung," jelas Kapolda.

Berdasarkan data, 126 warga mengungsi sebagai langkah antisipasi terhadap dampak asap kebakaran. 

Sementara itu, Dinas Kesehatan Kabupaten Tangerang mencatat terdapat 334 warga yang mengalami Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) akibat paparan asap.

"Kami memastikan pengamanan di lokasi pengungsian, fasilitas kesehatan, serta distribusi bantuan kemanusiaan berjalan dengan aman dan lancar sehingga seluruh masyarakat terdampak memperoleh pelayanan secara maksimal," pungkas Kapolda.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Liputan

TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU