Kamis, 25 JUNI 2026 • 16:49 WIB

Cegah Premanisme, Polres Parepare Kawal Penertiban Pak Ogah

Author

Satlantas Polres Parepare mengawal penertiban pak ogah. (Muhammad Dzulkifli Idham)

INDOZONE.ID - Satuan Lalu Lintas Polres Parepare mendampingi dan mengamankan operasi penertiban praktik pengatur lalu lintas tak resmi atau yang dikenal masyarakat sebagai “Pak Ogah”. 

Kegiatan ini digelar Dinas Perhubungan Kota Parepare bekerja sama dengan Satpol PP, serta didukung Bhabinkamtibmas dan Babinsa, pada Kamis (25/6/2026). 

Langkah ini merupakan wujud sinergi antarinstansi demi menjaga ketertiban umum dan keamanan jalan raya.

Personel Satlantas dipimpin langsung oleh Kepala Satuan, AKP Rusdi Yunus. Pengawasan dan penertiban mulai berlangsung pukul 10.45 Wita, menyasar dua persimpangan yang selama ini kerap dimanfaatkan pihak tak berwenang untuk mengatur arus kendaraan.

Baca juga: Viral Dugaan Pelecehan Sesama Jenis Terjadi di Cipayung, Polisi Turun Tangan

Lokasi pertama berada di Simpang Tiga Jalan Bau Massepe persimpangan Jalan Jenderal Sudirman, sedangkan titik kedua di Simpang Empat Jalan Jenderal Ahmad Yani berpapasan dengan Jalan Abu Bakar Lambogo.

Selain menertibkan, petugas juga melakukan pendekatan, pembinaan, serta penyuluhan kepada para pelaku praktik tersebut. 

Istilah “Pak Ogah” sendiri merujuk pada kebiasaan warga yang mengatur lalu lintas secara mandiri dan tanpa wewenang resmi, dengan harapan mendapatkan imbalan sukarela dari pengendara yang lewat.

Menurut AKP Rusdi Yunus, kehadiran kepolisian bukan sekadar pengamanan agar petugas lapangan aman bekerja, melainkan juga bentuk pengingat luas bagi masyarakat: pengaturan lalu lintas bukan pekerjaan yang bisa dilakukan sembarangan. 

Baca juga: Viral Pria Ikut Andil Penyerahan Taufik Hidayat, Minta Uang Sayembara untuk Korban

Tanpa bekal ilmu, aturan, maupun wewenang yang sah, pengaturan yang keliru justru berisiko menimbulkan kekacauan, kemacetan panjang, hingga kecelakaan yang tidak perlu.

“Di balik praktik Pak Ogah, potensi berkembangnya budaya premanisme selalu ada. Itulah sebabnya kami dampingi penuh rekan‑rekan Dishub dan Satpol PP, agar hal ini bisa dicegah sejak dini,” jelas AKP Rusdi.

“Kami juga jelaskan langsung kepada mereka: mengatur arus kendaraan itu tanggung jawab besar. Salah beri jalan, salah tentukan prioritas, dampaknya bisa merugikan keselamatan banyak orang,” tambahnya.

Melalui kegiatan ini, pemerintah daerah dan kepolisian berharap kesadaran warga makin terbangun. Ketertiban, keamanan, serta kelancaran lalu lintas di Kota Parepare pun diharapkan tetap terjaga dengan baik dan berkelanjutan.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Liputan

TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU