Minggu, 14 JUNI 2026 • 14:30 WIB

Pengamat Sebut Layanan Kereta Api Indonesia Kini Setara Negara Maju

Author

Akademisi dan Pengamat Transportasi Darat Djoko Setijowarno. (Youtube)

INDOZONE.ID - Masyarakat kini semakin gemar bepergian menggunakan kereta api untuk perjalanan jarak jauh. Selain nyaman, moda transportasi publik ini juga dinilai semakin aman dan ramah bagi penumpang perempuan.

Dalam 10 tahun terakhir belakangan, kereta api melakukan sejumlah peningkatan layanan. Mulai dari jam keberangkatan dan kedatangan ontime, fasilitas di dalam stasiun semakin bertambah, hingga ada seat khusus perempuan pada kereta api jarak jauh. 

Diakui Akademisi dan Pengamat Transportasi Darat Djoko Setijowarno, kualitas layanan transportasi publik di Indonesia saat ini terus mengalami peningkatan. Ia menilai sudah mampu bersaing dengan sejumlah negara maju.

“Konsistensi dalam menghadirkan layanan berkualitas membuat banyak perusahaan menjadikan KAI sebagai sumber inspirasi, tidak hanya perusahaan transportasi,” ujar Djoko Setijowarno dalam podcast Marketeers TV bertajuk “Menilik Transformasi Pelayanan Kereta Api di Indonesia. Sudah Setara Global!”, dikutip Minggu (14/7/2026).

Baca juga: Viral Stasiun Duri Jakarta Sempat Gelap Gulita, KAI Pastikan Kondisi Terkini Sudah Normal

Kedisiplinan Masyarakat Meningkat

Dia menambahkan, selama kualitas layanan ditingkatkan, masyarakat juga semakin disiplin saat menggunakan moda transportasi ini. Masyarakat juga semakin percaya dan nyaman saat melakukan perjalanan jauh. 

Sebagai contoh, di beberapa kota besar dunia seperti Paris masih ditemukan praktik pengguna yang menerobos gate untuk menghindari pembayaran tiket. Kondisi serupa sangat relatif jarang terjadi di Indonesia. 

Fenomena ini menunjukkan bahwa keberhasilan layanan kereta api tidak hanya bergantung pada teknologi dan infrastruktur, tetapi ada budaya disiplin yang tumbuh di kalangan masyarakat.

Fasilitas Semakin Memadai

Djoko bahkan beberapa kali melakukan studi banding ke berbagai negara yang memiliki moda transportasi kereta api. Ia melihat bagaimana fasilitas publik yang disiapkan di sebuah stasiun. 

Menurutnya, stasiun kereta api di Indonesia memiliki sejumlah fasilitas publik yang dikelola dengan baik, bahkan dinilai lebih unggul dibandingkan di beberapa negara lain. Salah satu contohnya adalah tersedianya fasilitas mushola di berbagai stasiun, yang menjadi nilai tambah dalam memberikan kenyamanan bagi para penumpang.

Djoko mengatakan, sebagai negara dengan populasi muslim terbesar di dunia, kebutuhan ruang ibadah menjadi bagian penting dari pengalaman perjalanan masyarakat. 

“Fasilitas seperti ini tidak banyak ditemukan di negara lain. Bahkan, stasiun perkotaan yang dilengkapi fasilitas mushola dengan standar layanan yang baik kemungkinan hanya dapat ditemukan di Indonesia,” ucapnya. 

Baca juga: KAI Bakal Bereskan Perlintasan Tak Resmi, Siap Ambil Langkah Hukum Jika Ormas Terlibat

Kereta Api Ramah Perempuan

Djoko juga menyoroti tentang layanan kereta api yang kini semakin ramah bagi perempuan. Salah satunya saat penumpang perempuan ingin memesan tiket perjalanan jarak jauh bisa memanfaatkan fitur Female Seat Map di Access by KAI.

Dengan memanfaatkan layanan digital ini, penumpang perempuan kini dapat memilih tempat duduk yang bersebelahan dengan sesama perempuan. Caranya dengan mengintegrasin data NIK yang mendeteksi gender secara otomatis.

“Layanan kereta api tidak hanya berfokus pada aspek operasional, tetapi juga mampu memahami kebutuhan sosial dan budaya masyarakat yang dilayaninya,” kata dia.

Kemajuan Transportasi Publik di Ibu Kota

Di sisi lain, Djoko melihat layanan transportasi publik di Jakarta telah berkembang menjadi benchmark yang baik. Ia ingin pemerintah daerah dan operator transportasi di berbagai daerah bisa meniru.

“Kemajuan ini diharapkan menjadi salah satu bukti nyata bahwa kualitas layanan yang dibangun secara konsisten dapat berkembang dari sekadar sarana transportasi menjadi sumber inspirasi bagi berbagai sektor pelayanan publik di Indonesia,” tandasnya.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: YouTube

TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU