Sapi Bimaseta Berbobot 970 Kg Milik Peternak Muda Klaten Terpilih Jadi Hewan Kurban Presiden Prabowo
INDOZONE.ID - Sapi bernama Bimaseta milik peternak muda asal Desa Dompyongan, Kecamatan Jogonalan, Klaten, Jawa Tengah, terpilih menjadi salah satu hewan kurban Presiden Prabowo Subianto.
Lingga Praditya (25 tahun), peternak muda asal Klaten, sama sekali tidak menyangka bahwa salah satu sapinya akan dibeli tim Presiden Prabowo.
Sapi tersebut bernama Bimaseta, sudah ia rawat sejak pedhet usia 7 bulan, dibeli dari Kebumen.
Setelah ia rawat penuh kasih sayang selama 5 tahun, sapi jenis Peranakan Ongol (PO) tersebut, kini menjelma menjadi sapi yang gagah dan berbobot.
Dengan tinggi 1,75 meter, panjang 2 meter, dan bobot nyaris 1 ton yaitu 970 kilogram, sapi tersebut memang layak menjadi sapi berkualitas. Menurut rencana, sapi ini akan menjadi hewan kurban di Masjid Raya Klaten.
Baca juga: Pembentukan Tim Pemburu Begal Dikritik, Polda Metro Beri Jawaban Menohok
Saat tim dari Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (DPKP) Kabupaten Klaten melakukan monitoring untuk mencari sapi kurban Presiden Prabowo, akhirnya sapi berusia 5 tahun tersebut terpilih.
Setelah melalui serangkaian pemeriksaan kesehatan, pemeriksaan visual tidak cacat, pemeriksaan penyakit mulut dan kuku (PMK), sapi tersebut lolos sampai deal pembelian seharga Rp96 juta.
Menurut Iwan Kurniawan, Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kabupaten Klaten, sapi tersebut sudah diperiksa kesehatannya secara berkala untuk memantau cacing pita, cacing hati, maupun PMKnya.
Setelah dibeli tim Presiden Prabowo, kini tim DKPP Bagian Peternakan dan Kesehatan Hewan terus memantau agar kesehatan sapi tetap terjaga sampai hari H penyembelihan.
Baca juga: Kampus Binus di Jakarta Barat Kebakaran, Puluhan Personel Damkar Turun Tangan
"Kami pantau terus kesehatan sapi ini, kita beri vitamin secara berkala, untuk pakannya juga tidak boleh sembarangan," kata Iwan, saat melakukan pemeriksaan di kandang, Kamis (21/5/2026).
Pemilik sapi, Lingga Praditya mengaku bangga sapinya bisa terpilih menjadi salah satu hewan kurban Presiden Prabowo.
Sebagai peternak muda, hal ini bisa menambah semangat untuk tidak malu atau patah semangat menjadi peternak. Sebagai generasi muda, harus ada yang menjadi petani atau peternak, agar Indonesia tidak kekurangan peternak muda.
"Tentu saja sangat senang, sapi saya bisa terpilih oleh tim Presiden Prabowo. Untuk para generasi muda yang mau menjadi peternak, ayo tetap semangat agar bisa menghasilkan sapi sebesar ini," kata Lingga.
Baca juga: Setelah Tangerang, Teror Pocong Kini Muncul di Jakbar hingga Polisi Turun Tangan
Sapi Bimaseta ini, sering ia ajak untuk mengikuti berbagai festival sapi maupun festival gerobak. Kalau di festival gerobak, sapi ini sebagai penariknya.
Nah, dari semua kegiatan tersebut, hasilnya sering ia upload di medsos. Sehingga banyak orang yang tahu.
Lingga menambahkan, ia sudah sejak kecil bergelut dengan perawatan sapi. Ayahnya, Sugeng, sudah menjadi peternak dan pedagang sapi sejak dulu. Nama kandangnya SG Farm.
"Jadi saya ini melanjutkan usaha orangtua. Tanpa kemauan dan rasa ingin terus belajar merawat sapi yang baik, mustahil bisa terwujud," ujar Lingga.
Baca juga: Jutaan Orang Andalkan Transportasi Umum di Jabodetabek tapi Sistemnya Dinilai Belum Sinkron
Sebagai generasi muda, dirinya ingin menunjukkan bahwa di Klaten banyak peternak muda yang perlu disupport dan disemangati agar sapi atau ternak lainnya bisa berkualitas super.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Liputan