Sabtu, 16 MEI 2026 • 15:23 WIB

Pemprov DKI: CFD Rasuna Said Ditiadakan Sementara, Lanjut Lagi Juni 2026!

Author

Sejumlah warga berolahraga saat Hari Bebas Kendaraan Bermotor (HBKB) perdana di Jalan Rasuna Said, Kuningan, Jakarta, Minggu (10/5/2026). (ANTARA FOTO/Reno Esnir)

INDOZONE.ID - Pelaksanaan Hari Bebas Kendaraan (HBKB) atau Car Free Day (CFD) di Jalan HR Rasuna Said dipastikan ditunda hingga Juni 2026. Hal tersebut diutarakan langsung pihak Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta melalui Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta, Syafrin Liputo.

Melalui penjelasannya, Syafrin menyebut peniadaan kegiatan CFD pada Minggu 17 Mei 2026 lantaran adanya sejumlah evaluasi di lapangan yang ditindaklanjuti. 

Menurut dia, hasil evaluasi menunjukkan pelaksanaan HBKB di koridor Rasuna Said memberikan manfaat bagi masyarakat, baik dari sisi ruang publik maupun kualitas lingkungan.

“HBKB di Jalan HR Rasuna Said menambah alternatif ruang olahraga dan ruang publik bagi masyarakat. Hasil pengukuran kualitas udara di sekitar lokasi saat pelaksanaan HBKB juga tercatat lebih baik dibandingkan hari kerja,” ujar Syafrin, seperti INDOZONE sadur dari Antara, Sabtu (18/5/2026).

Baca juga: Bahaya Copet saat CFD di Bundaran HI, Polda Metro Amankan 2 Terduga Pelaku

Lebih lanjut, dia mengatakan keberadaan HBKB di Rasuna Said turut mengurangi kepadatan pengunjung di kawasan Sudirman-Thamrin.

Berdasarkan data Dishub DKI, jumlah pengunjung HBKB tingkat provinsi di koridor Jalan Jenderal Sudirman-MH Thamrin menurun dari 29.256 orang pada 3 Mei 2026 menjadi 13.759 orang pada 10 Mei 2026, atau berkurang sekitar 52,97 persen.

“Kondisi ini menunjukkan bahwa HBKB di HR Rasuna Said dapat memecah konsentrasi penumpukan masyarakat di Sudirman-Thamrin sehingga aktivitas warga lebih tersebar,” kata Syafrin.

Meski demikian, pelaksanaan CFD pada 10 Mei lalu masih menyisakan sejumlah catatan evaluasi, antara lain belum tersedianya titik putar di sisi timur dan barat koridor, belum terpasangnya pembatas jalur Transjakarta, dan masih ditemukannya parkir liar di sejumlah titik.

Baca juga: Meski Ada HUT TNI, CFD di Jakarta Pekan Ini Tetap Berlaku

Selain itu, penataan UMKM juga dinilai perlu diperbaiki karena aktivitas pedagang meluas hingga badan jalan. Sejumlah proyek pekerjaan jalan pada rute alternatif juga masih menimbulkan kemacetan.

Dishub DKI juga mencatat masih adanya perbedaan level ketinggian jalan pascapembongkaran tiang monorel serta penumpukan aktivitas masyarakat di kawasan Plaza Festival sehingga menyebabkan pelari dan pesepeda terpaksa menggunakan lajur bus Transjakarta.

Syafrin memastikan seluruh kendala tersebut segera ditindaklanjuti bersama tim kerja HBKB lintas perangkat daerah. Lebih lanjut, Pemprov DKI juga tengah menyiapkan payung hukum sebagai dasar pelaksanaan HBKB di Jalan HR Rasuna Said.

“Perbaikan fasilitas pendukung dan pengaturan kegiatan masyarakat akan dilakukan agar pelaksanaan HBKB di Rasuna Said berlangsung lebih aman, nyaman, dan tertib,” ungkap Syafrin.

HBKB di Jalan HR Rasuna Said direncanakan kembali digelar pada Juni 2026, setiap Minggu, pukul 05.30-09.00 WIB. Pemprov DKI berharap kehadiran koridor baru HBKB itu dapat memperluas akses masyarakat terhadap ruang publik untuk berolahraga dan berinteraksi di tengah kota. 

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: ANTARA

Author
TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU