Jumat, 15 MEI 2026 • 10:50 WIB

Bupati Polman Sumbangkan 10 Bulan Gaji untuk Pesantren Al-Risalah

Author

Bupati Polewali Mandar (Polman), Samsul Mahmud menyumbangkan gajinya untuk Pondok Pesantren Al-Risalah, Kamis (14/5/2026). (M Faizal Luppy) 

INDOZONE.ID - Bupati Polewali Mandar (Polman), Samsul Mahmud, menunjukkan komitmen nyata dalam mendukung pendidikan agama. Samsul menyatakan akan menyumbangkan 10 bulan gajinya sebagai bupati untuk membantu pembangunan Pondok Pesantren Al-Risalah Batetangnga.

Hal itu disampaikan Samsul saat menghadiri Khataman Sharaf XI dan Haflatul Ikhtitam VIII Pondok Pesantren Al-Risalah Batetangnga, Kamis (14/5/2026). Di hadapan ribuan santri dan wali santri, ia menegaskan pentingnya peran pesantren di tengah krisis moral zaman sekarang.

"Insya Allah, saya akan menyumbangkan gaji saya sebagai bupati selama 10 bulan untuk membantu pembangunan Pondok Pesantren Al-Risalah Batetangnga," ujar Samsul disambut riuh tepuk tangan hadirin.

Samsul menyebut bantuan tersebut bukan sekadar materi, melainkan bentuk keberpihakan pemerintah. Ia mengaku sangat memahami perjuangan orang tua yang rela melepas anaknya demi menimba ilmu di pesantren.

Baca juga: Ilmuwan Temukan Dinosaurus Terbesar di Asia Tenggara, Ada di Thailand

"Membawa anak ke pesantren memang berat, tetapi inilah jalan mulia untuk menyelamatkan masa depan mereka. Hari ini orang begitu mudah marah dan menghina. Karena itu, pesantren menjadi sangat penting sebagai benteng moral generasi," tegasnya.

Tak hanya bantuan pribadi, Samsul Mahmud mengungkapkan bahwa Pemerintah Kabupaten Polewali Mandar tengah serius menyiapkan payung hukum untuk mendukung keberlangsungan pesantren secara berkelanjutan.

"Kami sedang menggodok Perda Pesantren agar bantuan kepada pondok pesantren dan para kiai memiliki payung hukum yang kuat," tambah Samsul.

Sementara itu, Ketua Yayasan Ponpes Al-Risalah Batetangnga, M. Ali Rusdi Bedong, memaparkan bahwa pesantrennya kini telah menjadi kekuatan sosial-ekonomi di Sulawesi Barat. Saat ini, santri Al-Risalah berasal dari 15 provinsi di Indonesia, mulai dari Jawa hingga Papua.

Baca juga: Polresta Tangerang Pastikan Jalannya Ibadah Kenaikan Yesus Kristus 2026 Berjalan Aman

"Alumni kami kini mencapai 2.304 orang yang tersebar hingga ke luar negeri, termasuk Kairo, Mesir. Keberadaan pesantren juga menggerakkan ekonomi masyarakat sekitar dengan perputaran nilai mencapai lebih dari Rp 5 miliar per tahun," jelas Ali Rusdi.

Senada dengan itu, Pendiri Ponpes Al-Risalah, H. Muhdin Bedong, mengapresiasi kehadiran Bupati yang turun langsung menyapa santri. Ia juga menekankan pentingnya menjaga sanad keilmuan yang tersambung hingga ke Ponpes Sidogiri Pasuruan.

Dalam acara ini, sebanyak 239 santri mengikuti Khataman Sharaf XI dan 387 santri dari tingkat MI hingga MA mengikuti prosesi Haflatul Ikhtitam VIII. Turut hadir dalam acara ini Kakanwil Kemenag Sulbar Dr. H. Adnan Nota, jajaran DPRD, serta tokoh masyarakat setempat.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Liputan

TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU