Minggu, 28 DESEMBER 2025 • 13:23 WIB

Bos Danantara Lapor ke Presiden Prabowo, Mengapa Kampung Haji Penting untuk Indonesia?

Author

Lokasi Kampung Haji Indonesia di Mekkah, Arab Saudi. (Tangkapan layar @dahnil_anzar_simanjuntak)

INDOZONE.ID - Pemerintah Indonesia serius membangun Kampung Haji di Kota Mekkah. Presiden Prabowo Subianto menerima laporan langsung dari Kepala BPI Danantara, Rosan Roeslani, terkait progres akuisisi lahan dan rencana pembangunan.

Proyek ini dinilai krusial untuk meningkatkan kenyamanan, efisiensi, dan kualitas layanan jemaah haji Indonesia di Tanah Suci.

Presiden Prabowo menerima Menteri Investasi dan Hilirisasi sekaligus Kepala Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (BPI Danantara), Rosan Perkasa Roeslani, di kediaman Kertanegara, Jakarta, pada Sabtu malam, 27 Desember 2025.

Informasi tersebut disampaikan Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya melalui keterangan tertulis resmi.

Menurut Seskab Teddy, Presiden Prabowo secara khusus meminta laporan detail soal Kampung Haji.

Presiden Prabowo Subianto menerima Menteri Investasi dan Hilirisasi sekaligus Kepala Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (BPI Danantara), Rosan Perkasa Roeslani, di kediaman pribadinya, Kertanegara, Jakarta. (Dok. Setpres.)

Baca juga: Presiden Prabowo Terima Laporan Perkembangan Pembangunan Kampung Haji Indonesia di Mekkah

Mulai dari lokasi menara, luas kawasan, hingga tahapan pembangunan yang sedang berjalan.

“Menteri Rosan menyampaikan bahwa atas inisiatif dan diplomasi Presiden Prabowo, Pemerintah Saudi mendukung penuh program tersebut,” ujar Teddy dalam keterangannya.

Dukungan itu disebut semakin kuat setelah Putra Mahkota Arab Saudi, Mohammed bin Salman, melakukan komunikasi langsung lewat sambungan telepon dengan Presiden Prabowo pada 8 Desember 2025.

Calon lokasi Kampung Haji Indonesia di Mekkah, Arab Saudi. (Tangkapan layar @dahnil_anzar_simanjuntak)

Indonesia Dianggap Serius

Pembahasan Kampung Haji tidak berhenti di satu pertemuan saja. Rosan Roeslani disebut telah melakukan komunikasi intensif dengan pemerintah Arab Saudi.

“Menteri Rosan sebelumnya telah empat kali bertemu dengan Pemerintah Saudi membahas ini,” kata Teddy.

Serangkaian pertemuan tersebut menunjukkan keseriusan Indonesia untuk terlibat langsung dalam pembangunan fasilitas haji, bukan sekadar sebagai pengirim jemaah terbesar di dunia.

Jemaah Haji Indonesia Harus Nyaman

Dalam pertemuan itu, Presiden Prabowo kembali menegaskan visinya soal layanan haji. Ia ingin jemaah Indonesia memiliki fasilitas penginapan sendiri yang nyaman dan lokasinya tidak terlalu jauh dari Masjidil Haram.

“Presiden Prabowo menginginkan seluruh jemaah haji Indonesia harus memiliki tempat dan fasilitas penginapan nyaman tersendiri,” ungkap Teddy.

Bagi pemerintah, kenyamanan dan kedekatan lokasi diyakini berpengaruh langsung pada kualitas ibadah dan kekhusyukan jemaah.

Proses Akhir Akuisisi Lahan Kampung Haji

Rosan Roeslani sebelumnya juga menyampaikan perkembangan terbaru terkait proses akuisisi lahan di Makkah, tepatnya di kawasan Western Hindawiyah.

Lokasi tersebut berjarak sekitar 2,5 kilometer dari Masjidil Haram. Saat ini, Indonesia tengah mengikuti proses bidding yang sudah memasuki tahap akhir.

“Yang nomor enam namanya di Western Hindawiyyah. Itu jaraknya hampir sama, 2,5 km dari Masjidil Haram,” ujar Rosan.

Dari sekitar 90 bidang lahan yang ditawarkan, Indonesia berhasil masuk dua besar kandidat terkuat. Sebagai informasi, sistem bidding di Arab Saudi tidak ditentukan oleh harga tertinggi.

Penilaian dilakukan berdasarkan rencana pembangunan, desain kawasan, serta kepatuhan terhadap regulasi yang berlaku.

“Bukan highest bidder, tapi konsep dan rencana pembangunannya,” jelas Rosan.

Hasil bidding ini diperkirakan akan diumumkan akhir Desember atau Januari mendatang.

Jika Indonesia berhasil memenangkan lahan tersebut, pemerintah optimistis layanan haji akan jauh lebih tertata. Mulai dari akomodasi, logistik, hingga pengaturan arus jemaah.

“Insyaallah seluruh jemaah haji kita bisa terlayani, mempunyai tempat yang sangat baik, sangat layak, dan lebih dekat dibandingkan sekarang,” kata Rosan.

Pemerintah juga merancang Kampung Haji di dua lokasi berbeda agar lalu lintas dan distribusi logistik bisa lebih efisien.

Pertama di Makkah

Rosan menegaskan bahwa lahan yang dibeli nantinya berstatus hak milik dan akan berlaku mulai Januari 2026, seiring aturan baru Arab Saudi yang mengizinkan kepemilikan tanah oleh institusi asing.

“Ini adalah hak milik. Tanah di Makkah dan Madinah jadi hak milik,” ujar Rosan.

Ia menyebut, ini akan menjadi lahan pertama di Makkah yang dimiliki institusi di luar Arab Saudi.

Menurut Rosan, pemerintah Arab Saudi kini memandang Indonesia sebagai mitra yang serius dan berkomitmen jangka panjang dalam pembangunan.

“Mereka menganggap kita sangat serius dan berkomitmen penuh untuk membangun dan menjadi bagian dari pembangunan, terutama di Makkah dan insyaallah di Madinah,” pungkasnya.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Setpres

Author
TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU