Selasa, 16 DESEMBER 2025 • 15:40 WIB

Zulhas Targetkan Sampah TPST Bantargebang Habis dalam Dua Tahun Lewat Proyek WTE

Author

Menteri Koordinator Bidang Pangan (Menko Pangan) Zulkifli Hasan. (ANTARA FOTO/Rivan Awal Lingga)

INDOZONE.ID - Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan (Zulhas) menargetkan persoalan sampah di Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Bantargebang, Bekasi, Jawa Barat, dapat diselesaikan dalam waktu dua tahun ke depan melalui pengolahan sampah menjadi energi listrik atau waste to energy (WTE).

“Jadi Bantargebang itu Insya Allah dua tahun lagi nggak ada lagi, dua tahun lagi. Bandung, yang di mana-mana itu, dua tahun lagi,” kata Zulhas di Jakarta, Selasa (16/12/2025).

Program pengolahan sampah menjadi energi baru terbarukan (EBT) tersebut diatur dalam Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 109 Tahun 2025 tentang Penanganan Sampah Perkotaan Melalui Pengolahan Sampah menjadi Energi Terbarukan Teknologi Ramah Lingkungan.

Baca juga: Mensos Gus Ipul Pastikan Pemulung di Bantargebang Terima Bansos Jelang Hari Pahlawan

Zulhas menjelaskan, dalam kurun waktu 11 tahun terakhir, hanya terdapat tiga proyek WTE yang berjalan. Menurutnya, hal itu disebabkan oleh proses perizinan yang rumit dan berbelit.

Dengan terbitnya Perpres baru, berbagai tahapan perizinan yang sebelumnya panjang kini dipangkas, sehingga diharapkan dapat meningkatkan minat investor dan menurunkan risiko investasi di sektor pengolahan sampah menjadi energi.

“Perpres ini membuat alur perizinan jauh lebih ringkas,” ujarnya.

Baca juga: Kunjungi Bantargebang, Wamen LHK: Pemulung Penolong Dosa Sampah Jakarta

Dalam skema tersebut, pemerintah daerah cukup menyiapkan lahan, sementara perizinan diajukan ke Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM). Selanjutnya, Danantara Indonesia akan menentukan teknologi yang sesuai sebelum dilakukan kesepakatan dengan PT PLN (Persero).

Lebih lanjut, Zulhas mengungkapkan bahwa saat ini terdapat tujuh proyek WTE yang telah selesai dibahas. Ia menargetkan jumlah proyek yang rampung akan terus bertambah dalam waktu dekat.

“Kami sudah tujuh, besok kita akan rapat. Kita akan selesaikan mungkin sampai 20 (proyek). Target 34 dalam 2 tahun, sampai pelaksanaannya, sampai jadi,” kata Zulhas.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: ANTARA

TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU