Senin, 08 DESEMBER 2025 • 13:32 WIB

Bupati Aceh Selatan Pergi Umrah saat Bencana Padahal Tak Diberi Izin, Presiden Prabowo Minta Mendagri Copot

Author

kolase foto: Presiden Prabowo Subianto saat mempimpin rapat terbatas usai mengunjungi Aceh bahas situasi Bencana Sumatra. Bupati Aceh Selatan Mirwan MS saat pergi umrah. (Dok. Setpres/Ist)

INDOZONE.ID - Presiden Prabowo Subianto menegur keras Bupati Aceh Selatan Mirwan MS, yang tetap berangkat umrah meski daerahnya dilanda banjir bandang dan longsor.

Prabowo meminta Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian memproses pencopotan Mirwan, apalagi Gubernur Aceh menegaskan tak pernah memberikan izin keberangkatan di masa darurat.

Sikap itu disampaikan Prabowo dalam rapat koordinasi penanganan bencana di Lanud Sultan Iskandar Muda, Aceh Besar, pada Minggu malam (7/12/2025).

Di awal rapat, Prabowo sempat mengapresiasi para bupati yang hadir dan tetap bekerja di tengah situasi sulit.

"Terima kasih ya kepada bupati, kalian yang terus berjuang untuk rakyat. Memang kalian dipilih untuk menghadapi kesulitan ya," kata Prabowo dalam siaran YouTube Sekretariat Presiden.

Namun suasana berubah ketika Prabowo menyinggung kepala daerah yang justru meninggalkan wilayahnya saat terjadi krisis.

Baca juga: Presiden Prabowo Setujui Anggaran Rp60 Juta, Ganti Rumah Rusak akibat Bencana di Sumatera

Copot Langsung

Dalam forum yang sama, Prabowo meminta Mendagri Tito Karnavian untuk mengambil langkah tegas terkait kasus Bupati Aceh Selatan.

"Kalau yang mau lari, lari aja, enggak apa-apa. Copot langsung. Mendagri bisa ya diproses ini? Bisa ya?" ucap Prabowo.

Dengan latar belakang militer, Prabowo menyebut perilaku tersebut sebagai desersi.

"Itu kalau tentara itu namanya desersi itu. Dalam keadaan bahaya meninggalkan anak buah. Waduh, itu gak bisa itu," kata dia.

Bupati Aceh Selatan Mirwan MS. (Instagram/@h.mirwan_ms_official)

Prabowo juga sempat menyinggung status Mirwan sebagai kader partai. Kepada Sekjen Gerindra Sugiono, ia bertanya,

"Saya enggak mau tanya partai mana. Udah kau pecat?" tegasny.

Mirwan Klaim Tidak Sanggup Tangani Bencana

Laporan Antara menunjukkan Mirwan sempat menyatakan tidak sanggup menangani bencana yang melanda wilayahnya. Banjir bandang dan longsor berdampak di Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat.

Namun pada 2 Desember 2025, Mirwan bersama istri justru berangkat umrah. Keputusan itu langsung menuai kritik karena daerahnya masih berada dalam masa tanggap darurat.

Gubernur Aceh Muzakir Manaf kemudian menegaskan tidak pernah memberikan izin umrah.
Ia menyatakan bahwa pada 5 Desember 2025, Mirwan tidak memiliki izin resmi untuk melakukan perjalanan ibadah di tengah kondisi darurat.

Gerindra Copot Mirwan

Partai Gerindra akhirnya mengambil langkah internal. Sekjen Gerindra Sugiono menyampaikan bahwa Mirwan diberhentikan dari posisinya sebagai Ketua DPC Aceh Selatan.

"Kami memutuskan untuk memberhentikan yang bersangkutan sebagai Ketua DPC Gerindra Aceh Selatan. Sangat disayangkan sikap dan kepemimpinan yang bersangkutan," ujarnya.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Youtube, Antara

Author
TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU