Kamis, 04 DESEMBER 2025 • 12:20 WIB

Naik Motor Trail Kunjungi Lokasi Bencana di Agam, Gibran: Warga Sumatera Tidak Sendiri

Author

Wapres Gibran Rakabuming Raka (tengah) melayani permintaan foto warga saat mengunjungi tempat pengungsian korban banjir bandang di Jorong Kayu Pasak, Nagari Salareh Aia, Palembayan, Agam, Sumbar. (ANTARA FOTO/Wahdi Septiawan)

INDOZONE.ID - Wakil Presiden (Wapres) Gibran Rakabuming Raka turun langsung meninjau lokasi terdampak banjir bandang dan longsor di Kabupaten Agam, Sumatera Barat, Kamis, dengan menempuh medan sulit menggunakan motor trail. Kunjungan itu menjadi penegasan bahwa warga Sumatera tidak menghadapi bencana sendirian.

Kabupaten Agam menjadi lokasi pertama yang dikunjungi Gibran, dalam rangkaian peninjauan ke tiga provinsi terdampak bencana di Sumatera, yakni Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat. 

Setibanya di Sumatera Barat, Gibran terlebih dahulu terbang menggunakan helikopter menuju Agam untuk menyalurkan bantuan logistik ke posko pengungsian. 

Dari titik pendaratan, ia melanjutkan perjalanan dengan motor trail menuju posko pengungsian yang didirikan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB).

Jalur menuju lokasi masih tertutup lumpur basah dengan lebar jalan yang sempit, sehingga hanya dapat dilalui kendaraan roda dua. 

Baca juga: Tinjau Pengungsi di Sumut, Presiden Prabowo: Sekarang Negara Kita Kuat, Mampu untuk Mengatasi

Penggunaan motor trail juga dilakukan agar tidak menghambat aktivitas tim SAR yang tengah mengevakuasi serta melakukan pencarian korban hilang. 

Sepanjang perjalanan, Gibran tampak mencermati rumah-rumah warga yang tersapu banjir bandang, sembari membawa buku catatan untuk merekam kondisi dan kebutuhan di lapangan.

Di posko pengungsian, Gibran menemui para penyintas dan menyampaikan duka cita serta salam dari Presiden Prabowo Subianto. Di hadapan warga, ia menegaskan bahwa negara hadir dan akan terus mendampingi proses pemulihan.

“Dari Bapak Presiden Prabowo, saya haturkan duka cita yang mendalam. Bapak-Ibu tidak sendiri, warga Sumatera tidak sendiri,” ucap Gibran.

Duduk di tengah para pengungsi, Gibran menerima langsung curahan keluhan warga dan mencatat berbagai masukan. 

Ia menegaskan percepatan distribusi bantuan terus dilakukan melalui jalur darat, udara, dan laut, serta pemulihan infrastruktur dasar, mulai dari akses komunikasi, puskesmas, sekolah, jembatan, hingga jalan, akan dipercepat agar arus bantuan dan BBM kembali lancar.

Baca juga: Polri Bagikan 8 Perangkat Starlink untuk Pengungsi Banjir di Sumatera, Akses Komunikasi Mulai Pulih

“Hari ini kami mengunjungi tiga provinsi untuk mempercepat pemulihan. Kami akan terus turun ke lapangan,” katanya.

Bupati Agam Benni Warlis menjelaskan bahwa wilayahnya merupakan daerah dengan dampak terparah di Sumatera Barat. Infrastruktur rusak meliputi jalan, jembatan, sawah, rumah warga, hingga fasilitas usaha. 

Ia mencatat 169 korban telah ditemukan, 84 orang masih dilaporkan hilang, sekitar 15 ribu warga berada di posko pengungsian, dan sekitar 20 ribu lainnya masih terisolasi di beberapa kecamatan.

Usai dari Sumatera Barat, Gibran melanjutkan peninjauan ke Kabupaten Tapanuli Selatan, Sumatera Utara, lalu ke Kabupaten Aceh Singkil, Aceh. 

Kunjungan tersebut menjadi tindak lanjut arahan Presiden agar penanganan darurat, mitigasi, dan pemulihan pascabencana dilakukan cepat, terkoordinasi, dan tepat sasaran, seraya menegaskan pesan utama bahwa warga Sumatera tidak sendiri di tengah bencana yang terjadi.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: ANTARA

TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU