INDOZONE.ID - Pada upacara peringatan Hari Kesehatan Nasional (HKN) ke-61 tahun 2025, sejumlah puskesmas dan tenaga kesehatan (nakes) berprestasi menerima penghargaan atas kinerja mereka dalam menjalankan tugas pelayanan kesehatan kepada masyarakat.
Penghargaan tersebut diberikan usai upacara peringatan HKN ke-61 tingkat Kabupaten Manggarai Barat yang digelar di Lapangan Golo Toro, Desa Pacar, Kecamatan Pacar, Rabu, 12 November 2025.
Berikut adalah daftar nama puskesmas dan nakes yang menerima penghargaan di momen HKN tahun ini.
Pertama, Puskesmas Werang. Puskesmas yang berada di Kecamatan Sano Nggoang ini meraih penghargaan atas prestasi dan dedikasinya dalam upaya percepatan penanganan stunting. Berkat kegigihan dan upaya yang mereka lakukan, Puskesmas Werang berhasil mencapai tingkat stunting terendah selama tiga tahun terakhir (2022, 2023, dan 2024).
Baca juga: Peringatan HKN Ke-61 Aceh Tengah: Ribuan Peserta dan Penghargaan untuk Nakes
Kedua, Puskesmas Wae Nakeng. Puskesmas yang ada di Kecamatan Lembor ini menerima penghargaan atas inisiatif, kreativitas, dan semangatnya dalam mengembangkan inovasi untuk mencegah dan menanggulangi penyakit TBC melalui program GESIT.
Ketiga, Puskesmas Nanga Terang, Kecamatan Boleng. Puskesmas ini menerima penghargaan atas prestasinya dalam penyelenggaraan pelayanan kesehatan ibu dan anak. Atas pelayanan yang baik tersebut, selama tiga tahun terakhir (2022, 2023, dan 2024) Puskesmas Nanga Terang tidak mencatatkan kasus kematian ibu dan bayi.
Selain tiga puskesmas tersebut, tiga orang nakes juga menerima penghargaan perorangan atas semangat, komitmen, dan tanggung jawabnya dalam meningkatkan derajat kesehatan masyarakat di wilayah kerja masing-masing. Mereka adalah:
- Marselina Berti, Amd.Keb, dari Puskesmas Werang
- Elisabet Adamuliati, Amd.Kep, dari Puskesmas Labuan Bajo
- Linda Fitri Wulandari, Amd.Kep
Penghargaan ini diserahkan langsung oleh Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Manggarai Barat, Adrianus Ojo, dan Sekretaris Dinkes, Tarsisius Cai. Raut wajah bahagia tampak pada para penerima penghargaan tersebut.
Selain pembacaan dan penyerahan penghargaan, Adrianus dan Tarsisius juga menyerahkan bantuan sosial (bansos) makanan bergizi berupa telur, kacang hijau, dan susu kepada ibu hamil. Dalam kesempatan itu juga dibacakan pemenang lomba dance dan pemenang pertandingan voli.
Sejumlah sekolah ikut berpartisipasi dalam perayaan HKN ini. Siswa-siswi SMAN 2 Kecamatan Pacar bertugas sebagai Paskibraka dan berhasil menjalankan tugas dengan baik. Sementara itu, siswa-siswi SMPN 1 Pacar, SDK Pacar, serta anak-anak kompleks Puskesmas Pacar ikut memeriahkan upacara dengan menampilkan berbagai atraksi seperti tarian dan puisi.
HKN berlangsung selama tiga hari, mulai 10 hingga 12 November 2025. Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Manggarai Barat, Adrianus Ojo, mengatakan bahwa kegiatan HKN ini dihadiri oleh 22 puskesmas se-Kabupaten Manggarai Barat, RSUD Labuan Bajo, dan BPJS Kesehatan.
Rangkaian peringatan HKN, tambahnya, diisi dengan berbagai kegiatan seperti lomba dance, jalan sehat, pertandingan voli, outbound, hiburan, hingga upacara bendera pada hari puncak. Adrianus menjelaskan bahwa fokus program saat ini adalah menjaga orang yang sehat tetap sehat, bukan hanya berupaya agar yang sakit menjadi sehat.
“Harapannya, seperti yang disampaikan dalam sambutan tadi, masyarakat jangan fokus pada tindakan kuratif. Jadi bukan hanya bagaimana orang sakit menjadi sehat, tetapi bagaimana perjuangan agar orang yang sehat tetap sehat,” ujar Adrianus.
Untuk mewujudkan hal tersebut, Kepala Dinas yang memiliki otoritas atas kesehatan masyarakat Manggarai Barat ini sedang berupaya mendorong masyarakat melakukan pengecekan kesehatan secara gratis agar dapat mendeteksi penyakit lebih dini. Adrianus juga mengingatkan para nakes untuk tetap memiliki semangat, komitmen, serta mengubah pola pikir, sebab transformasi sebagaimana tertuang dalam sambutan Menkes RI membutuhkan totalitas.
Baca juga: Ternyata Segini Gaji Nakes yang Dipecat oleh Bupati Manggarai Herybertus Gl Nabit
Terkait bansos makanan bergizi bagi ibu hamil (bumil), Adrianus mengatakan bahwa bantuan tersebut terlaksana berkat kerja sama sejumlah donatur.
Sementara itu, Kepala Puskesmas Pacar, Siprianus Jamat, yang juga merupakan ketua pelaksana dan tuan rumah penyelenggaraan HKN, mengungkapkan bahwa kegiatan ini terlaksana berkat keterlibatan Dinas Kesehatan dan 22 puskesmas se-Kabupaten Manggarai Barat. Selain itu, penyelenggaraan HKN mendapat dukungan Pemerintah Kecamatan Pacar, Forkopimcam Pacar, serta pihak Gereja Paroki Pacar, terutama dalam penyediaan fasilitas serbaguna.
Siprianus mengaku bahwa kepercayaan sebagai tuan rumah event tersebut merupakan sebuah penghargaan dari Dinkes Manggarai Barat dan 22 puskesmas. Ia berharap HKN dapat dijadikan momen untuk refleksi dan rekoleksi. Refleksi berarti melihat ke dalam diri tentang apa yang sudah dilakukan sejauh ini, sedangkan rekoleksi adalah bagaimana kebersamaan antara Dinkes, puskesmas, dan seluruh nakes mampu saling menggerakkan dan mendukung agar pelayanan kesehatan semakin baik demi mewujudkan Indonesia Sehat dan Indonesia Emas 2045.
Kepala Puskesmas Wae Nakeng, Fransiska Ratnayati Babur, berharap Gerakan Sisir Tuberkulosis (GESIT), yang telah mereka jalankan sejak tahun 2022, dapat mengeliminasi penyakit menular tersebut. Harapan ini sejalan dengan program nasional yang menargetkan Indonesia bebas TB pada tahun 2030.
Dengan inovasi itu, ia berharap penyakit dapat terdeteksi secara dini sehingga penanganan bagi penderita bisa dilakukan lebih cepat, sehingga perlahan dapat dieliminasi.
“Harapan kami, dengan adanya gerakan inovasi ini semakin banyak penyakit yang bisa kita ketahui sehingga semakin cepat juga kita melakukan pengendalian dan pengobatannya bagi penderita. Dengan demikian, dari waktu ke waktu penyakit ini bisa dieliminasi,” ungkap Fransiska.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Liputan