Hadir di 'Indonesia Punya Kamu', Aulion Tekankan Storytelling Bagian Penting Dalam Bikin Konten
INDOZONE.ID - Content Creator saat ini memang sudah menjadi pekerjaan di dunia yang serba digital. Bahkan, banyak orang yang mendapatkan penghasilan bulanan dari membuat konten saja.
Namun, untuk menjadi content creator yang sukses, tentu harus membutuhkan proses. Mulai dari membentuk personal branding, niche dalam konten, dan tentunya harus memiliki storytelling yang kuat.
Dalam acara 'Indonesia Punya Kamu' yang digelar di Auditorium UNS pada Kamis (13/11/2025), content creator Indonesia, Aulion, memberikan tips and trick ke peserta untuk menjadi content creator yang sukses.
Aulion sempat bilang, saat ini content creator sudah menjadi sebuah bidang yang dibutuhkan semua pekerjaan, baik itu korporat hingga dokter.
"Menurut aku, semua perkerjaan nggak cuma content creator aja, kayak jadi dokter, jadi guru, jadi insinyur dan semuanya, itu menurut aku bisa banget dikontenin atau bisa banget untuk dijadikan video gitu," ujar Aulion dalam acara 'Indonesia Punya Kamu'.
"Jadi mungkin, mungkin akan lebih bagus dan lebih seru kali ya, ada kampus yang adain mata kuliah content creating karena zaman sekarang udah harus banget bisa di sekolah-sekolah, pendidikan dan segala macem, karena itu sangat dipercayai dan jadi kekuatan untuk awareness ke banyak orang," sambungnya.
Lebih lanjut, Aulion mengatakan, modal utama untuk jadi content creator harus punya kamera atau handphone.
Mereka juga harus punya rasa penasaran yang bisa jadi bahan bakar untuk belajar. Yang mana, dengan belajar tentunya ada progress bagi seseorang untuk jadi content creator yang baik.
"Langkah pertama, kalau handphone sudah pasti punya, jadi pake aja handphone yang ada dan yang kedua rasa penasaran kali ya. Kayaknya itu bahan bakar utamanya adalah rasa penasaran. Kalau misalnya kita penasaran pasti belajar, kalau misalnya kita belajar, pasti jadi progress gitu," tutur content creator berusia 31 tahun itu.
Baca juga: Kabar Gembira, Masjid Raya Baiturrahman Direkomendasikan Naik Status Jadi Cagar Budaya Nasional
Tidak cuma itu, Aulion menjelaskan, membuat konten dengan kamera seharga Rp50 juta dengan handphone Rp500 ribu, tentunya jauh lebih menarik jika memiliki storytelling yang informatif dan menghibur.
Baginya, storytelling dalam pembuatan konten itu sangatlah penting.
Hal itu pastinya berbanding terbalik dengan menggunakan kamera yang murah dibanding kamera yang ultra HD, URQ dan segala macam, tapi konten yang dibuat tidak memiliki cerita, tentunya banyak orang yang tidak tertarik dengan konten yang dibuat.
"Atau misalnya dengan kamera yang harganya murah gitu, dibanding kamera kita yang Ultra HD, URQ dan segala macem, tapi kalau misalnya itu videonya gak ada ceritanya, gak ada storytellingnya, pasti orang gak akan nonton. Jadi kekuatan storytelling itu juga paling penting sih," ujar Aulion menutup pembicaraan.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Liputan