Jumat, 07 NOVEMBER 2025 • 17:19 WIB

Wamenko Polkam Jenguk Korban Ledakan SMA 72 Jakut di Rumah Sakit

Author

Wamenko Polkam, Lodewijk Freidrich Paulus, usai meninjau lokasi SMA 72 Jakut. (Antara Foto/Mario Sofia Nasution)

INDOZONE.ID - Wakil Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Wamenko Polkam), Lodewijk Freidrich Paulus, telah menjenguk para korban ledakan SMA Negeri 72 Jakarta Utara (Jakut), pada Jumat (7/11/2025).

Sebelumnya, ledakan terjadi di SMA 72 Jakut, dalam Kompleks TNI AL, Kelapa Gading, sekira pukul 12.15 WIB. Karena ledakan tersebut, korban luka, yang merupakan para siswa SMA 72 Jakut, pun berjatuhan.

Menurut Lodewijk, para korban mendapatkan perawatan medis maksimal dari pihak rumah sakit. 

"Ada korban yang terjadi itu 20 orang. Ke-20 orang itu masih dirawat di rumah sakit dan saya meninjau ke sana, alhamdulillah sampai saat ini masih ditangani dengan baik," kata Lodewijk saat ditemui awak media di kawasan SMA 72 Jakut, dikutip dari ANTARA, Jumat (7/11/2025).

Ia membeberkan pula, bahwa di antara para korban, ada empat putra-putri anak dari prajurit TNI AL yang tinggal di kawasan tersebut.

"Murid di sini termasuk ada 4 orang putra putri dari TNI AL," kata Lodewijk.

Baca juga: Cerita Guru Saksi Mata Detik-Detik Ledakan di SMAN 72, Terjadi Saat Salat Jumat Berlangsung

Lodewijk melanjutkan, pihak kepolisian masih berada di lokasi untuk mencari tahu penyebab utama ledakan tersebut.

Senjata di Lokasi Ledakan SMA 72 Jakut Disebut Mainan

Sementara itu, Lodewijk pun menyebut senjata yang ditemukan di lokasi ledakan SMA 72 Jakut cuma mainan.

"Ada gambar itu, tapi ternyata senjata mainan. Senjata mainan, bukan senjata beneran. Setelah kami cek itu senjata mainan," jelas Lodewijk.

Namun, Lodewijk tidak menjelaskan secara rinci lokasi senjata tersebut ditemukan serta siapa yang membawanya ke tempat kejadian.

Ia berpesan, supaya masyarakat tetap tenang dan tidak langsung menyimpulkan, bahwa kejadian ini adalah aksi teroris.

"Jangan dikatakan ini jumping conclusion, bahwa ini aksi teroris. Kita belum sampai ke sana," bebernya.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: ANTARA

Author
TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU