Kamis, 23 OKTOBER 2025 • 14:20 WIB

Satu Keluarga Jadi Korban Longsor di Blitar, BPBD dan Relawan Diturunkan

Author

Kondisi rumah Mukri, yang menjadi korban tanah longsor di Desa Tulungrejo, Kecamatan Gandusari, Kabupaten Blitar, Jawa Timur. (ANTARA/BPBD Kabupaten Blitar)

INDOZONE.ID - Satu keluarga di Dusun Sumbergondo 2, Desa Tulungrejo, Kecamatan Gandusari, Kabupaten Blitar, menjadi korban tanah longsor yang terjadi pada Rabu (22/10/2025) sore.

Peristiwa itu menimpa rumah milik Mukri, warga setempat, setelah tebing setinggi 20 meter di belakang rumahnya longsor akibat hujan deras yang mengguyur kawasan tersebut.

Longsoran tanah menghantam bagian belakang rumah dan menimpa tiga anggota keluarga Mukri, terdiri dari anak, menantu, dan cucunya, yang saat itu berada di dalam rumah.

Ketiganya yaitu Jupri Widodo (24 tahun), Agustustrina Tri Dwi (24), dan M. Akza Avrio Widodo (1 tahun 6 bulan), mengalami luka di bagian tubuh, seperti goresan di pipi, luka di tengkuk, dan kepala.

“Korban sudah dibawa ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan. Kondisinya membaik, tapi masih perlu rawat inap karena luka dan trauma,” ujar Yulis, anggota Pusat Pengendalian Operasi Penanggulangan Bencana (Pusdalops) BPBD Kabupaten Blitar, Kamis (23/10/2025).

Baca juga: Korban Tewas Akibat Banjir dan Longsor di Meksiko Bertambah Jadi 44 Orang

Tim dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Blitar bersama relawan, TNI, dan Polri langsung turun ke lokasi untuk membersihkan material longsor dan memperbaiki bagian rumah yang rusak.

TRC Diterjunkan Bantu Pembersihan

Sebanyak sembilan anggota Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD diterjunkan dengan membawa pompa air, cangkul, dan alat berat ringan untuk menyingkirkan material longsoran.

Selain membersihkan rumah, tim juga memasang terpal pelindung di belakang rumah Mukri, guna mencegah longsor susulan mengingat kondisi tanah di sekitar lokasi masih labil.

"Kami fokus pada pembersihan material dan penanganan cepat agar rumah korban tidak terdampak longsor susulan,” kata Yulis.

Sementara itu, Kapolres Blitar AKBP Arif Fazlurrahman bersama jajarannya juga turun langsung meninjau lokasi kejadian dan memastikan proses penanganan berjalan cepat.

Kasi Humas Polres Blitar Ipda Putut Siswahyudi mengatakan pihak kepolisian turut membantu kerja bakti bersama warga dan relawan di lapangan.

"Kegiatan pembersihan masih berlangsung. Kami libatkan BPBD, TNI/Polri, dan relawan untuk membantu warga yang terdampak,” ujar Putut.

Baca juga: Tanah Longsor Sebabkan Pipa Gas Bocor, Pertagas Langsung Turun Tangan!

Ia menambahkan, tiga korban selamat kini masih mengalami trauma dan untuk sementara mengungsi di rumah kerabat di desa yang sama.

Cegah Longsor Susulan 

BPBD Kabupaten Blitar mengimbau warga yang tinggal di lereng tebing agar waspada terhadap potensi longsor susulan, terutama pada musim hujan dengan curah tinggi.

Petugas juga telah melakukan pemetaan wilayah rawan bencana dan akan memperkuat tebing dengan penanaman vegetasi serta drainase darurat di sekitar lokasi kejadian.

“Kami terus pantau kondisi tanah di sekitar lokasi dan akan pasang peringatan dini jika potensi longsor kembali meningkat,” kata Yulis.

Musibah ini menjadi peringatan bagi warga di kawasan perbukitan Blitar untuk meningkatkan kewaspadaan menghadapi cuaca ekstrem yang diprakirakan masih akan berlangsung beberapa hari ke depan.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: ANTARA

TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU