Rabu, 22 OKTOBER 2025 • 16:55 WIB

Kronologi 2 Harimau Sumatera Terkam Warga di Riau: Ngeri Banget!

Author

Harimau Sumatera. (Freepik)

INDOZONE.ID - Nasib apes dialami Butet (27) yang diterkam dua harimau Sumatera di Dusun, Nunusan, Desa Rantau Langsat, Kecamatan Batang Gangsal, Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu), Riau.

Untungnya, Butet selamat dari pengalaman buruk itu meski menderita luka-luka. Lantas, bagaimana kronologi kejadian ini?

Ilustrasi Harimau Sumatera (Instagram/Joe_oman)

Supaya gak bingung, INDOZONE akan menjelaskannya kepada kamu. Yuk, simak kronologi selengkapnya di bawah!

Kronologi 2 Harimau Sumatera Terkam Warga di Riau

Kejadian mengerikan ini terjadi pada Senin 20 Oktober 2025, pagi WIB. Kala itu, Butet sedang memanen damar untuk tampal perahu, di hutan yang masuk kawasan Zona Tradisional Kawasan Taman Nasional (TN) Bukit Tiga Puluh.

Baca juga: Telah Lahir Bayi Harimau Sumatera di Roma, Diberi Nama ‘Terima Kashi’, Seperti Apa Penampakannya?

Sebelum penyerangan terjadi, suara harimau sudah terdengar. Akan tetapi, Butet mengabaikannya karena sudah biasa di hutan.

Ternyata, keputusan itu membuahkan petaka. Sebanyak dua harimau Sumatera, yang terdiri dari induk dan anaknya, menerkam Butet.

Sang induk menyerang pergelangan kaki kiri Butet dan anaknya menerkam lutut kanannya. Dalam keadaan terjepit itu, Butet memberikan perlawanan.

Ia memukul wajah anak harimau Sumatera itu hingga terpental. Melihat anaknya terpental, induk harimau Sumatera itu pun melepaskan gigitannya.

Dengan luka karena serangan tersebut, Butet berjalan kaki menuju dusun. Lalu, ia diantar warga ke Desa Rantau Langsat.

Kemudian, ia dibawa ke Puskesmas Siberida sebelum dirujuk ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Indrasari Rengat. Ia pun mendapatkan perawatan intensif.

Baca juga: Viral Harimau Sumatera Berkeliaran di Jalan Raya, Begini Tanggapan BKSDA

Induk Harimau Sumatera Ajari Anaknya Berburu

Serangan harimau Sumatera terhadap Butet pun dilaporkan ke Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Provinsi Riau. Kepala Bidang Teknis BBKSDA Riau, Ujang Holisidin, pun buka suara.

"Tim BBKSA Riau telah berkoordinasi dengan kepala seksi pada Balai Taman Nasional Bukit Tiga Puluh sebagai pemangku kawasan dan secara bersama-sama mengunjungi korban dan keluarga," kata Ujang di Pekanbaru, dikutip dari ANTARA, Rabu (22/10/2025).

BB KSDA Riau dan aparat berwenang ketika mengunjungi korban seragam dua ekor harimau di Inderagiri Hulu. (ANTARA/HO-BB KSDA Riau)

Ujang menduga, induk harimau Sumatera itu tengah mengajari anaknya cara berburu mangsa. Sayangnya, Butet menjadi mangsa yang dijadikan pembelajaran oleh induk harimau Sumatera tersebut.

"Diduga Harimau Sumatera dewasa itu mengajar anaknya berburu," jelas Ujang. 

Baca juga: Harimau Sumatera Mangsa Ternak Warga di Langkat, TNGL Bakal Pasang Kamera Pengintai

Ujang menjelaskan, timnya telah memberikan imbauan kepada pihak keluarga korban, supaya lebih berhati-hati saat beraktivitas di sekitar kawasan yang merupakan habitat harimau Sumatera.

"Tim memberi imbauan kepada pihak keluarga agar meningkatkan kewaspadaan dan kehati-hatian dalam beraktivitas di sekitar kawasan maupun dalam kawasan yang merupakan habitat Harimau Sumatera," pungkasnya.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Antara

Author
TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU