Hadiri Panen Raya Jagung di Banyuasin, Wapres Gibran Minta Anak Muda Turut Serta dalam Inovasi Pertanian
INDOZONE.ID - Wakil Presiden (Wapres), Gibran Rakabuming Raka, melakukan kunjungan kerja ke Palembang, Sumatera Selatan (Sumsel), pada Kamis 25 September 2025.
Agenda utama Wapres Gibran adalah menghadiri Panen Raya Jagung bertajuk “Petani Penolong Negeri” di Banyuasin, Tanjung Lago.
Ditemani Kepala Staf Kepresidenan Muhammad Qodari, Plt. Sekretaris Wapres Al Muktabar, dan Staf Khusus Wapres Tina Talisa, beserta rombongan berangkat dari Pangkalan TNI AU Halim Perdanakusuma, Jakarta, sekira pukul 06.30 WIB.
Setibanya di Bandara Sultan Mahmud Badaruddin II sekira pukul 07.30 WIB, Wapres Gibran disambut oleh Gubernur Sumsel, Herman Deru. Lalu, Wapres Gibran beserta rombongan langsung bertolak ke tempat penyelenggara acara.
Baca juga: Wapres Gibran Tinjau Pembangunan Pusat Pemerintahan Papua Selatan
Setibanya di tempat acara yang digelar di lahan seluas 1.000 hektare ini, Wapres Gibran berpesan supaya anak muda dapat menjadi motor inovasi pertanian.
“Tolong ini anak-anak muda diberikan kesempatan untuk riset, R&D, penggunaan mekanisasi untuk peningkatan produksi,” ungkap Wapres Gibran, dikutip Jumat (26/9/2025).
Pemerintah Dukung Pertanian Indonesia
Wapres Gibran pun menerangkan, bahwa pemerintah mendukung petani supaya bisa mendapatkan kesejahteraan lebih dari hasil kerjanya, melalui dukungan infrastruktur, distribusi, serta pengendalian harga.
“Banyuasin ini salah satu lumbung pangan, lumbung jagung terbesar ketiga di Sumsel. Ini kita sebagai pembantu Presiden (Prabowo Subianto), kita pastikan program prioritas beliau, visi, misi beliau, yang salah satunya adalah swasembada pangan, bisa berjalan dengan baik,” ungkap Wapres Gibran.
Selanjutnya, Wapres Gibran menyinggung Inpres Nomor 10 Tahun 2025 yang telah ditandatangani oleh Presiden Prabowo, perihal pengelolaan jagung.
Baca juga: Wapres Gibran Dijadwalkan Kunjungi Papua, Ini Agendanya
Wapres Gibran menekankan, via Inpres Nomor 10 Tahun 2025, pemerintah memastikan harga di tingkat petani terlindungi sekaligus mendorong serapan dalam negeri.
Menurut Wapres Gibran, pembesaran skala usaha sekaligus peningkatan kesejahteraan petani, diharapkan dengan keberadaan Koperasi Merah Putih.
“Saya mohon, nanti kita sama-sama mengawal ini, apalagi sekarang sudah ada Koperasi Merah Putih. Jadi, nanti harapannya bisa menjadi salah satu instrumen untuk mempermudah dan meningkatkan skala ekonomi para petani dan juga meningkatkan produksi para petani,” jelas Wapres Gibran.
Sementara itu, diketahui, panen raya di lahan binaan LPPNU seluas lebih dari 10 ribu hektare di Banyuasin ini, menandai dimulainya musim panen.
Baca juga: Wapres Gibran Terima Perwakilan Ojol di Istana, Bahas Aspirasi Pengemudi
Di sekitar lahan 4.453 hektare, diproyeksikan menghasilkan 26.718 ton jagung. Diharapkan, hasil ini meningkatkan kesejahteraan petani sekaligus memperkuat posisi Banyuasin sebagai sentra jagung nasional.
Selain itu, Wapres Gibran juga menyerahkan secara simbolis bantuan sarana pertanian, seperti traktor roda empat, ekskavator mini, pupuk kepada kelompok tani.
Tentu saja, bantuan itu diharapkan mendorong produktivitas sekaligus mempercepat modernisasi sektor pertanian di Sumsel.
Sementara itu, setelah menghadiri acara tersebut, Wapres Gibran juga bersilaturahmi dengan para kiai dan tokoh agama di Pondok Pesantren Bahrul Ulum, meninjau Sekolah Rakyat Menengah Atas (SRMA) 7 Palembang, menyapa pedagang di Pasar 16 Ilir, serta melihat perkembangan infrastruktur strategis, termasuk Palembang Junction dan proyek Jalan Tol Palembang-Betung (Jembatan Musi V).
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Liputan Langsung