Selasa, 16 SEPTEMBER 2025 • 20:00 WIB

Pemkot Parepare Gandeng Politeknik Muhammadiyah, Fokus Tingkatkan Layanan Kesehatan

Author

Pemerintah Kota Parepare perluas kerjasama di sektor pendidikan dan kesehatan. (Muhammad Dzulkifli/Z Creators)

INDOZONE.ID - Pemerintah Kota Parepare kembali memperluas jalinan kerja sama strategis di sektor pendidikan dan kesehatan. Kali ini, nota kesepahaman (MoU) ditandatangani bersama Politeknik Muhammadiyah Makassar, Senin (15/9/2025).

Wali Kota Parepare, Tasming Hamid, menekankan bahwa kerja sama ini tidak boleh berhenti sebatas seremoni. Menurutnya, implementasi nyata sangat dibutuhkan, terutama dalam mendukung peningkatan kualitas layanan kesehatan sekaligus pengembangan pendidikan di daerah.

“Dalam hal penerimaan mahasiswa praktik kerja lapangan (PKL), kalau bisa ditingkatkan lagi. Apalagi rumah sakit kita tiap tahun terus berkembang sehingga semakin membutuhkan dukungan tenaga untuk memaksimalkan pelayanan kesehatan,” ujar Tasming.

Baca juga: Kerjasama Pemkab Gunungkidul Dengan Swasta Untuk Pengelolaan Sampah Teknologi RDF Dengan

Ia juga memastikan mahasiswa yang melakukan PKL di Parepare akan benar-benar mendapat pengalaman dan pembelajaran berharga. “Kami tidak ingin kegiatan PKL hanya sebatas administrasi. Ini harus menjadi wadah pembelajaran yang selaras dengan semangat Presiden yang menekankan peningkatan kualitas pendidikan kesehatan,” tambahnya.

Sementara itu, Direktur Politeknik Muhammadiyah Makassar, Prof. K.H. Mustari Bosra, menyambut baik kelanjutan kemitraan tersebut. Ia menyebut kolaborasi dengan pemerintah daerah, dinas kesehatan, dan rumah sakit menjadi bagian penting dari pelaksanaan tri dharma perguruan tinggi.

“Harapannya, kerja sama ini bisa semakin luas. Misalnya dengan adanya kebijakan daerah yang memberikan beasiswa bagi putra-putri Parepare untuk menempuh pendidikan di Politeknik Muhammadiyah,” kata Mustari.

Baca juga: Prihatin Sampah di DIY, Menteri LHK Hanif Faisol Minta Pihak Terkait Saling Kerjasama

Penandatanganan MoU ini turut disaksikan sejumlah pejabat penting, di antaranya Direktur RSUD Andi Makkasau, Direktur RS Hasri Ainun Habibie, Kepala Dinas Kesehatan Parepare, serta Kepala Bagian Pemerintahan.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Liputan

TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU