Digitalisasi KAI: 7,4 Juta Pelanggan Nikmati Face Recognition, Efisiensi Rp274 Juta dan Ramah Lingkungan
INDOZONE.ID - Kemajuan teknologi digital terus dioptimalkan PT Kereta Api Indonesia (Persero) untuk meningkatkan layanan. Hingga Sabtu, 31 Agustus 2025, sebanyak 7.478.690 pelanggan telah menggunakan fasilitas face recognition boarding gate.
Sistem ini memberikan kemudahan perjalanan sekaligus penghematan signifikan bagi perusahaan.
Berdasarkan laporan resmi, penggunaan face recognition sepanjang Januari–Agustus 2025 menghemat 18.697 rol kertas tiket atau setara Rp274.374.439.
Baca juga: PT KAI Gandeng Banyuwangi Majukan Wisata: UMKM Diberdayakan
Pencapaian ini bahkan melampaui realisasi sepanjang tahun 2024, yakni 7.141.649 pelanggan dengan efisiensi 17.004 rol senilai Rp255.058.893.
Vice President Public Relations KAI, Anne Purba, menuturkan bahwa sejak peluncuran perdana pada September 2022 hingga Agustus 2025, sebanyak 17.558.901 pelanggan telah merasakan manfaat layanan modern ini.
Secara akumulatif, efisiensi yang dihasilkan mencapai 42.698 rol kertas dengan nilai sekitar Rp634.381.975.
“Face recognition membuat pelanggan tidak lagi repot mencetak tiket atau menunjukkan identitas. Hanya dengan scanwajah, mereka bisa langsung menuju peron. Proses boarding jadi lebih singkat dan nyaman,” ungkap Anne.
Selain memberi kenyamanan, teknologi ini juga mendukung kelestarian lingkungan. Setiap rol kertas yang tidak dipakai berarti lebih sedikit pohon yang ditebang, tinta yang diproduksi, serta sampah yang berkurang.
Hal ini sejalan dengan komitmen KAI dalam menjaga keberlanjutan layanan transportasi publik.
Saat ini, sistem face recognition sudah terpasang di 22 stasiun utama di Indonesia. KAI berencana memperluas cakupan agar lebih banyak penumpang merasakan manfaatnya. Anne menegaskan bahwa pengembangan digitalisasi bukan hanya soal efisiensi, melainkan juga bagian dari visi KAI untuk menghadirkan layanan modern dan ramah lingkungan.
Ia juga menambahkan, pandemi Covid-19 menjadi pelajaran penting bagi KAI dalam mempercepat digitalisasi. E-boarding pass hingga face recognition kini menjadi solusi cerdas yang terus dikembangkan.
Baca juga: PT KAI Terapkan Strategi Baru Pengisian BBM Lokomotif, Dukungan untuk Transportasi Ramah Lingkungan
Ke depan, digitalisasi akan diperkuat dengan aplikasi Access by KAI. Melalui aplikasi ini, pelanggan dapat merasakan perjalanan antarmoda yang seamless, mulai dari keberangkatan hingga tiba di tujuan. Semua layanan dapat diakses hanya dengan satu genggaman.
Transformasi digital ini menegaskan peran KAI sebagai penyedia transportasi kereta api modern di Indonesia. Bagi pelanggan, manfaatnya terasa langsung: lebih praktis, lebih efisien, dan ikut mendukung lingkungan yang lebih sehat.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Kai.id