INDOZONE.ID - Sejumlah tenaga medis lapangan yang bertugas saat aksi demonstrasi dan kebakaran halte melaporkan adanya dugaan oknum yang sengaja menciptakan kericuhan.
Informasi tersebut diunggah melalui akun Instagram @shazqieaulia yang membagikan pengalaman langsung ketika memberikan pertolongan kepada korban.
Dalam unggahannya, disebutkan bahwa tim medis yang tengah siaga di sebuah halte tiba-tiba didatangi seorang pria dengan gerak-gerik mencurigakan.
Baca juga: Rano Karno Gandeng Warga Lewat Gotong Royong Serentak di Senen
Pria itu mengenakan batik, jaket ojek online, celana cokelat, serta sepatu boots yang tampak cukup mahal.
Ia sempat melontarkan beberapa pertanyaan, di antaranya terkait asal daerah serta afiliasi tim medis yang bertugas.
“Gue sama temen-temen stand by medis di halte. Lagi ada korban, tiba-tiba disamperin bapak-bapak. Bener-bener pas gua lagi nolongin korban kena selongsong,” tulisnya.
Ia juga menambahkan bahwa massa aksi justru menjaga keberadaan tenaga medis.
Namun, insiden terbakarnya halte tempat tim medis bertugas menimbulkan dugaan kuat bahwa ada pihak tertentu yang dengan sengaja memicu kerusuhan.
“Kalau halte tempat medis stand by aja bisa tiba-tiba kebakar, tau lah penyebabnya siapa,” pungkasnya.
Baca juga: Koalisi Pejalan Kaki dan Pesepeda Bersih-Bersih Sudirman-Thamrin Usai Demo, Tutup Coretan Vandalisme
Unggahan itu pun sontak menyita perhatian warganet. Banyak dari mereka mengaku memiliki kecurigaan serupa terhadap oknum yang diduga sengaja membuat kericuhan.
“Nah ini. Ada beberapa ambulans dan tim medis stand by persis di samping Halte Tije. Kenapa malamnya tiba-tiba kebakar? Seperti disengaja biar demonstran yang butuh pertolongan nggak sempat ditolong,” tulis akun @satriyo***.
“Ada penyusup dalam aspirasi demo kali ini. Tetep hati-hati kawan-kawan, jangan sampai pulang tinggal nama,” komentar akun @manusiia***.
“Inilah kenapa gua pingin banget punya Death Note,” tulis akun @hifji***.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Instagram/@shazqieaulia