Selasa, 19 AGUSTUS 2025 • 11:05 WIB

2.000 Lowongan Kerja Dibuka di Jakarta Jobfest 2025, Pramono Anung Ajak Pencari Kerja Manfaatkan Kesempatan

Author

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung resmi buka Jakarta Jobfest 2025. (Natasya/Z Creators)

INDOZONE.ID - Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung secara resmi membuka Jakarta Jobfest 2025 di Velodrome, Selasa (19/8/2025). Dalam sambutannya, Pramono menegaskan bahwa kegiatan bursa kerja ini merupakan upaya serius Pemerintah Provinsi DKI Jakarta untuk menjawab tantangan utama masyarakat, yaitu terbatasnya lapangan pekerjaan.

Ia menyoroti antusiasme masyarakat terhadap rekrutmen Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) beberapa waktu lalu, di mana 1.000 lowongan dibanjiri lebih dari 24.000 pendaftar. Menurut Pramono, tingginya minat bahkan dari luar Jakarta menunjukkan bahwa persoalan ketenagakerjaan bukan hanya menjadi isu ibu kota, tetapi juga daerah-daerah lain yang menjadikan Jakarta sebagai tujuan mencari penghidupan.

“Jakarta memang terus tumbuh. Pada triwulan ini, pertumbuhan ekonomi tercatat 5,18 persen, lebih tinggi dibanding rata-rata nasional 5,12 persen, dengan kontribusi sekitar 16,61 persen terhadap perekonomian nasional. Momentum ini harus kita jaga dengan menciptakan sistem rekrutmen yang transparan dan terbuka,” jelasnya.

Baca juga: Pemprov DKI Berencana Gelar Car Free Night Setiap Sabtu Malam, Ini Rute dan Jamnya

Jakarta Jobfest 2025 menghadirkan 37 perusahaan. (Natasya/Z Creators)

Jakarta Jobfest 2025 kali ini menghadirkan 37 perusahaan dengan lebih dari 2.000 lowongan pekerjaan. Sepanjang tahun 2025, Pemprov DKI telah menyelenggarakan 13 kali job fair dari target 21, dengan keterlibatan 458 perusahaan dan lebih dari 1.450 tenaga kerja berhasil terserap. Tak hanya fokus di Jakarta, Pemprov juga membuka akses peluang kerja internasional, seperti ke Jepang, Cina, hingga kawasan Timur Tengah.

Baca juga: Peringati Hari Lingkungan Hidup Sedunia, Pemprov DKI Targetkan Usia Produktif Jalan Kaki 7.500 Langkah Per Hari

Meski begitu, Pramono menilai keterbatasan bahasa masih menjadi hambatan utama tenaga kerja Indonesia di luar negeri. Ia pun menginstruksikan Dinas Ketenagakerjaan untuk memperluas program mobile training unit agar pencari kerja dapat menguasai bahasa asing sesuai kebutuhan pasar global, mulai dari bahasa Jepang, Mandarin, Arab, Inggris, hingga Korea.

“Tenaga kerja kita tangguh, hanya saja sering terhambat karena keterbatasan bahasa. Karena itu, pelatihan bahasa harus kita perkuat agar SDM Jakarta semakin siap bersaing di tingkat global,” tegas Gubernur Pramono.

Dengan penuh optimisme, Gubernur DKI Jakarta itu berharap Jobfest 2025 benar-benar memberi manfaat luas bagi masyarakat tanpa antrean panjang maupun desakan massa. Di hadapan ribuan pencari kerja, ia pun secara resmi membuka acara dengan harapan terciptanya peluang kerja yang lebih baik dan berkeadilan bagi semua.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Liputan Langsung

TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU