INDOZONE.ID – Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) memastikan bahwa kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di wilayah Jambi, khususnya di Desa Gambut Jaya, Kabupaten Muaro Jambi, mulai menunjukkan tanda-tanda terkendali.
Kepala BNPB, Suharyanto, yang melakukan peninjauan udara menggunakan helikopter, menyatakan bahwa situasi di lokasi terdampak membaik meskipun musim kemarau belum memasuki puncaknya.
"Alhamdulillah setelah dilihat dari atas menggunakan helikopter di salah satu titik karhutla di Jambi, meskipun sampai saat ini belum masuk puncak titik kemarau, tetapi situasi di lahan yang terbakar di Desa Gambut Jaya, Kabupaten Muaro Jambi, sudah lebih baik dan terkendali," ujarnya, Rabu (16/7/2025).
Penanganan karhutla dilakukan oleh Satuan Tugas Penanggulangan Karhutla Provinsi Jambi yang terdiri dari gabungan TNI, Polri, Manggala Agni, BPBD, Masyarakat Peduli Api (MPA), dan relawan.
Baca juga: Polres Muaro Jambi dan Polda Jambi Bentuk Tim Gabungan Ungkap Dalang Karhutla di Desa Gambut Jaya
Mereka didukung oleh tiga helikopter pengebom air, dua helikopter patroli, dan satu pesawat untuk operasi modifikasi cuaca.
Komandan Resor Militer 042/Gapu melaporkan bahwa 80 personel telah dikerahkan bersama dua helikopter pengebom air ke wilayah Kecamatan Sungai Gelam, termasuk titik karhutla di Gambut Jaya.
Suharyanto mengapresiasi hasil pelaksanaan teknologi modifikasi cuaca yang diklaim cukup efektif menurunkan potensi kebakaran lanjutan.
Menurutnya, pelaksanaan operasi modifikasi cuaca cukup berhasil, karena lahan yang terbakar sudah cukup basah sehingga kecil kemungkinan akan terbakar lagi.
Namun demikian, BNPB tetap menyiagakan sumber daya untuk mendukung upaya lanjutan jika situasi kembali memburuk.
Baca juga: BPBD Jambi Dapat Bantuan 5 Helikopter dan Satu Pesawat TMC untuk Padamkan Karhutla di Gambut Jaya
"Dari segi armadanya dilihat sudah cukup baik dalam menangani karhutla di Provinsi Jambi," tambahnya.
"Target BNPB sampai September operasi pemadaman karhutla di Jambi, dan mudah-mudahan pada Oktober mendatang sudah turun hujan."
Sementara itu, Kepala BMKG Dwikorita Karnawati menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berperan dalam operasi pemadaman, terutama atas sinergi dalam pelaksanaan modifikasi cuaca yang dilakukan sejak 1 hingga 10 Juli 2025.
"Kami dari BMKG juga mengucapkan terima kasih dan mengapresiasi tim Satgas Karhutla Jambi yang sudah bekerja maksimal dalam menangani karhutla," ujarnya.
Dengan kolaborasi lintas instansi dan kondisi cuaca yang mendukung, pemerintah berharap agar kebakaran hutan dan lahan di Jambi dapat terus ditekan hingga memasuki musim hujan.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: ANTARA