INDOZONE.ID - Polresta Bandar Lampung bekerja sama dengan Persatuan Tinju Amatir Indonesia (Pertina) Provinsi Lampung menggelar Bhayangkara Boxing Clash 2025 sebagai upaya mencegah kenakalan remaja melalui jalur olahraga.
Kegiatan ini berlangsung di halaman Mapolresta Bandar Lampung dalam rangka memperingati Hari Bhayangkara ke-79.
Turnamen ini diikuti oleh 303 petinju dari lima provinsi, dengan total 184 partai yang dipertandingkan.
Para peserta bertanding di tujuh kelas usia, mulai dari pra mini junior hingga elite, dengan rentang usia antara 5 hingga 40 tahun.
Baca juga: Kendaraan Over Dimensi dan Over Load Dinilai Jadi Bom Waktu Kecelakaan Bagi Orang Lain
Dari total peserta, 26 merupakan petinju luar Lampung, sementara sisanya berasal dari berbagai daerah di dalam provinsi.
Kapolresta Bandar Lampung, Kombes Pol Alfret Jacob Tilukay mengatakan, kegiatan ini menjadi bagian dari strategi pembinaan anak muda agar tidak terjerumus dalam pergaulan negatif seperti tawuran, narkoba, dan kebiasaan nongkrong hingga larut malam.
Melalui latihan yang teratur dan disiplin di sasana-sasana tinju, lanjutnya, generasi muda diharapkan bisa membentuk karakter yang kuat dan sehat secara fisik maupun mental.
“Banyak mungkin yang ingin menyalurkan niat, bakatnya untuk tawuran. Ya, kami siapkan tempat-tempat yang lebih pas,” ujar Alfret usai opening Bhayangkara Boxing Clash 2025 pada Jumat (04/07/2025) malam.
Baca juga: Pemkab Aceh Tertibkan Pelajar Berkeliaran Larut Malam, Ini Respons Pemuda Muhammadiyah
Selain menjadi ajang kompetisi, kegiatan ini juga bertujuan mempopulerkan tinju sebagai olahraga prestasi di tengah masyarakat.
Polresta Bandar Lampung berkomitmen untuk mendukung kegiatan serupa secara berkelanjutan sebagai bagian dari pendekatan preventif dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat.
“Kami bersama dengan Pertina Provinsi Lampung dalam rangka mempopulerkan olahraga tinju sebagai olahraga prestasi,” tambah Alfret.
Sementara itu, Ketua Pertina Lampung, Hermanto, juga menyampaikan harapan agar Bhayangkara Boxing Clash dapat dijadikan agenda tahunan tetap dan melibatkan lebih banyak pihak.
"Ini harapan besar. Bhayangkara Boxing Clash 2025 jadi agenda rutin tahunan dalam rangka ulang tahun Bhayangkara. Kami harapkan, dan kita juga bekerja sama, jadi agenda yang luar biasa,” kata Hermanto.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Liputan Langsung